Nawasenanews.com, Taput – Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Nasution menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penugasan Kepala Sekolah ke 248 tenaga pendidik tingkat SMA/SMK/SLB di tahun 2026 ini. Ada 20 orang sebagai Guru Ahli Madya pada Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, berikut nama-namanya :
1. Kepala Sekolah SMK N 1 Raya, Dwi Rahayu, S.Pd.
2. Kepala Sekolah SMA N 6 Pematangsiantar, Depson Butar Butar, S.Pd.
3. Kepala SLB N Pematangsiantar, Septi Susanti Putri, S.Pd.
4. Kepala Sekolah SMA N 1 Silimakuta, Sinta Mariana Tambunsaribu, S.Pd.
5. Kepala Sekolah SMK N Pertanian Batu XX Simalungun, Midin Bangun, S.Pd.
6. Kepala Sekolah SMA N 1 Purba, Horas Judian Manurung, S.Pd.
7. Kepala SLB Negeri Simalungun, Fulmen Pintu Batu, S.Pd.
8. Kepala Sekolah SMA N 3 Pematangsiantar, Roulina Harianja, S.Pd.
9. Kepala Sekolah SMA N 4 Pematangsiantar, Suratno, S.Pd, M.Si.
10. Kepala Sekolah SMA N Bandar, Marudut Sidebang, S.Pd.
11. Kepala Sekolah SMA N 1 Panombeian Panei, Amos Padium Panggabean, S.Pd, M.Pd.
12. Kepala Sekolah SMK N 1 Pematangsiantar, Lahat Viktor Sihar Sinaga, S.Pd.
13. Kepala Sekolah SMK N 1 Bandar, Masilam, Riry Nurohmawaty, S.Pd.
14. Kepala Sekolah SMA N 1 Pematangsiantar, Anthoni Purba, S.Pd, M.Si.
15. Kepala Sekolah SMK N 1 Bandar, Rudi Harto Gultom, S.Pd.
16. Kepala Sekolah SMA N 1 Bosar Maligas, London Parulian Napitupulu, S.Pd, M.Si.
17. Kepala Sekolah SMA N 1 Raya Kahean, Hotma Sinar Jandi Damanik, S.Pd.
18. Kepala Sekolah SMK N 2 Pematangsiantar, Jon Riahman Saragih, M.Pd.
19. Kepala Sekolah SMA N 1 Dolok Batunanggar, Warkum, S.Pd, M.Si.
20. Kepala Sekolah SMK N Seni dan Budaya Simalungun, Torang Saruksuk, S.Pd, M.Pd.
Gubernur meminta kepala sekolah memahami manajemen keuangan. Hal itu dilakukan agar tidak adanya Pungutan liar (Pungli) dan kepsek yang terjerat hukum karena penyalahgunaan anggaran. Dinas Pendidikan membuatkan pelatihan-pelatihan tentang manajemen keuangan untuk sekolah.
Lanjut Bobby, pelantikan kepada Kepsek lebih berat dibanding melantik pejabat Eselon II. Saya minta, dana Bantuan Operaional Sekolah (BOS) yang ada di sekolah masing-masing dipergunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan Juknis. Senin (19/1/2026).
Menurutnya dengan memahami manajemen keuangan sesuai Juknis, sekolah bisa berjalan dengan baik dan guru maupun siswa bisa belajar dengan tenang.
“Pak Kadis, tolong buatkan pelatihannya. Kadang bukan karena guru dan Kepsek, karena sedikit pengetahuan manajemen keuangan itu. Tolong dilihat betul setelah pelatihan, dilihat juga kemampuannya (Kepsek). Ini yang menjadi indikator. Agar tidak ada pungi atau anak-anak yang terbebani karena biaya pendidikan,” ucucapnya.
Dilansir dari Tribun medan.com, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga melaporkan sebanyak 248 guru diberi tugas tambahan menjadi Kepala Sekolah di Sumut. Dirincikannya, dari 248 Kepsek terdiri dari 161 orang Kepsek Tingkat SMA, 80 orang Kepsek SMK dan 7 orang Kepsek SLB.
“Dari jumlah tersebut 119 hadir secara langsung di sini yang berasal dari Cabdis Pendidikan wilayah 1- 8. Sementara 129 lainnya mengikuti kegiatan secara daring,” jelasnya.
Penyerahan SK ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan terbaru Peraturan Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. (Mar)









