Nawasenanews.com, Simalungun || Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas, Aipda H. Sinaga, melaksanakan kegiatan sambang, pemantauan, dan pengamanan ibadah Minggu di Gereja HKBP Pasar Baru, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Minggu (19/10/2025).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh 80 jemaat.
Saat dikonfirmasi pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 17.40 WIB, Kasat Binmas Polres Simalungun AKP Dorlan Pasaribu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jemaat serta memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan judi online.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang beribadah. Selain itu, kami juga menyampaikan himbauan tentang bahaya narkoba dan judi online yang kini semakin meresahkan masyarakat,” ujar AKP Dorlan Pasaribu.
Pelaksanaan kegiatan ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian serta Keputusan Kapolda Sumut Nomor Kep/50/I/2023 tentang Pengangkatan dan Penempatan Bhabinkamtibmas di Lingkungan Polda Sumut. Dengan dasar hukum tersebut, Bhabinkamtibmas berwenang melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Aipda H. Sinaga menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman serta mendengarkan keluhan dan pengaduan masyarakat. Ibadah Minggu di Gereja HKBP Pasar Baru dipimpin oleh C.Pdt. D. Tindaon, S.Si.
“Kami hadir di tengah-tengah jemaat untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Kehadiran kami juga bertujuan untuk mendengarkan keluhan dan pengaduan masyarakat,” ucap Aipda H. Sinaga.
Sebanyak 80 jemaat hadir dalam kebaktian tersebut. Mereka datang menggunakan berbagai kendaraan, tercatat 30 unit kendaraan roda dua dan 2 unit kendaraan roda empat terparkir di area gereja. Tidak ada kendaraan roda tiga yang tercatat.
Pada kesempatan itu, Aipda H. Sinaga berbincang dengan jemaat untuk mendengarkan curahan hati atau pengaduan mereka. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami meluangkan waktu untuk berbincang dengan jemaat, mendengarkan keluhan mereka, dan menampung pengaduan yang mereka sampaikan. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” ungkap Aipda H. Sinaga.
Selain melakukan sambang dan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pendeta yang membawakan khotbah untuk menyampaikan imbauan tentang bahaya narkoba dan judi online. Koordinasi ini dilakukan untuk menyebarluaskan informasi penting tentang ancaman yang semakin marak tersebut.
“Kami berkoordinasi dengan pendeta untuk menyampaikan himbauan tentang bahaya narkoba dan judi online. Kami ingin jemaat memahami bahaya dari kedua hal tersebut agar terhindar dari jeratan kejahatan,” kata Aipda H. Sinaga.
AKP Dorlan Pasaribu menambahkan bahwa imbauan tentang bahaya narkoba dan judi online sangat penting disampaikan kepada masyarakat, terutama melalui tempat-tempat ibadah. Dengan menyampaikan imbauan melalui pendeta, pesan tersebut diharapkan dapat diterima dengan baik oleh jemaat.
“Narkoba dan judi online adalah ancaman serius bagi masyarakat. Kami bekerja sama dengan tokoh agama untuk menyampaikan imbauan ini agar masyarakat lebih waspada dan tidak terjebak dalam kejahatan tersebut,” ujar Kasat Binmas Polres Simalungun.
Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pendeta untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan gereja dan masyarakat sekitar. Kerja sama antara Polri dan tokoh agama menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kegiatan yang dilaksanakan Bhabinkamtibmas Polsek Bosar Maligas tersebut menunjukkan hasil yang positif. Situasi selama kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa gangguan keamanan atau insiden selama ibadah.
“Alhamdulillah, situasi berjalan dengan aman dan baik. Jemaat dapat beribadah dengan tenang, dan kami berhasil menyampaikan imbauan penting kepada mereka. Ini adalah hasil dari kerja sama yang baik antara Polri dan tokoh agama,” kata AKP Dorlan Pasaribu.
Kegiatan sambang, pemantauan, dan pengamanan ibadah seperti ini akan terus dilaksanakan secara rutin untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan aman dan nyaman serta memberikan edukasi tentang berbagai ancaman kejahatan. (Sun/Rls)
Editor: Susan









