Bupati Simalungun: Masalah Tanah Sangat Sensitif, Perlu Penanganan Khusus.

- Penulis

Rabu, 17 Mei 2023 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Ketua DPRD Simalungun bersama Forkopimda pada acara Coffee Morning bersama Forkopimda di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun.( Nawasenanews/ Ist).

Bupati dan Ketua DPRD Simalungun bersama Forkopimda pada acara Coffee Morning bersama Forkopimda di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun.( Nawasenanews/ Ist).

Nawasenanews.com – Simalungun | Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan masalah konflik tanah sudah lama terjadi dan sangat sensitif serta perlu penanganan khusus.

Hal itu disampaikan Bupati di acara coffee morning Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simalungun, Polres Simalungun di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun, Pamatang Raya, Sumut, kemarin.

Disampaikan Bupati, permasalahan tanah terjadi tidak hanya antara perusahaan baik negara maupun swasta, namun masalah konflik tanah juga sering terjadi antar keluarga sehingga diperlukan penanganan khusus.

“Dari sudut mana kita memandangnya sehingga kita bisa mengurai, darimana kita masuk untuk menyelesaikan konflik tanah ini,”kata Bupati.

Menurut Bupati, untuk menangani permasalahan konflik tanah harus dibentuk sebuah tim.

“Kita dari Forkopimda akan membentuk sebuah wadah yang khusus menangani masalah konflik tanah,”kata Bupati.

Disamping itu,sebutnya, dibutuhkan juga lintas pemerintah dan Forkopimda untuk membentuk sebuah sikap dalam menyelesaikan konflik tanah, apalagi di Kabupaten Simalungun masalah konflik tanah memiliki keunikan.

Seperti masalah konflik tanah Sihaporas, Bupati mengatakan bahwa Pemkab Simalungun telah berulang kali turun ke lokasi dan bertemu dengan pihak yang bersengketa untuk mencari penyelesaian.

“Karena memang secara administrasi, hukum, dibutuhkan juga mediasi kekeluargaan, untuk menyelesaikan konflik tanah di Simalungun,”ucap Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta kepada instansi terkait untuk mendata aset-aset dari pemerintah kabupaten Simalungun, dan kepada para camat diminta untuk melakukan pemetaan terhadap tanah di wilayah masing-masing secara detail.

Baca Juga:  Tingkatkan Pertanian, Bupati Simalungun Temui Ditjen PSP KP Kementan RI

“Saya kira para camat selaku perpanjangan tangan pemerintah di kecamatan mengetahui secara detail dan kondisi kecamatan masing-masing khususnya permasalahan tanah ini. Harus jemput bola dan segera ditindaklanjuti,”kata Bupati.

Disisi Lain, terkait situasi cuaca yang saat ini sangat ekstrim, Bupati meminta kepada para camat untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat mensosialisasikan masalah bahaya kebakaran, terutama masyarakat yang berada di pesisir Danau Toba.

“Saya minta juga kepada para camat yang berada di kawasan Danau Toba, untuk memetakan kerambah jaring apung (KJA). Jangan yang sudah kita pangkas bertambah lagi. Petakan semua,”pinta Bupati.

‘Kita juga sedang melakukan kajian-kajian dan mencari dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk solusi alih profesi bagi petani ikan KJA,” sambung Bupati.

Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung dalam sambutannya antara lain menyampaikan, sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri mengimbau kepada Forkopimda untuk bisa membetuk tim penanganan konflik.

“Karena memang kitalah yang menjadi wajah-wajah negara untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,”kata Kapolres.

Sebelumnya, Kepala Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan (ATR/BPN) Simalungun Moren Naibaho memaparkan kondisi pertanahan di Simalungun, sementara itu Kadis Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Frans N Saragih memaparkan tentang aset milik Pemkab Simalungun.

Kemudian Camat Girsang Sipangan Bolon, Camat Dolok Pardamean, dan Camat Sidamanik serta Camat Pamatang Sidamanik juga memaparkan permasalahan tanah di wilayah masing-masing.( Ssg)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB