Diduga Dana Penyertaan Modal Rp10 Miliar di PDAM Tirtauli Terindikasi Korupsi

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com, Pematangsiantar – Dana penyertaan modal Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar kepada Perumda Tirtauli pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp10 miliar untuk revitalisasi jaringan pipa diduga terindikasi korupsi.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang narasumber terpercaya kepada media ini pada Senin (17/11/2025).

Lebih lanjut, ia memaparkan kejanggalan yang melanggar aturan. Pelaksanaan revitalisasi jaringan pipa seharusnya dikerjakan oleh pihak ketiga, tetapi kenyataannya justru dilakukan oleh pegawai PDAM Tirtauli.

“Ada informasi bahwa bahan untuk pekerjaan revitalisasi diambil dari gudang PDAM Tirtauli,” ujar narasumber yang tidak bersedia namanya disebutkan.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyatakan bahwa dalam pelaksanaan revitalisasi terdapat temuan bahwa kedalaman galian tanah untuk meletakkan pipa tidak sesuai dengan ketentuan.

“Selain itu tidak terdapat plang proyek di lokasi yang menunjukan transparansi proyek tersebut. Belum lagi tentang kedalaman galian tanah yang tidak sesuai, yang lebih parah adalah tanah tersebut langsung dipakai untuk menutup pipa. Seharusnya, pasir digunakan terlebih dahulu. Ini jelas melanggar ketentuan”, tuturnya.

Baca Juga:  Kapolres Pematangsiantar Hadiri Festival Malam Waisak 2569 BE

Dengan segala temuan pelanggaran itu, ia menyarankan agar Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan investigasi mendalam terkait dana penyertaan modal yang terindikasi praktik korupsi.

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Darson R., saat dikonfirmasi menyatakan bahwa besarnya dana penyertaan ini seharusnya sudah dapat membuat masyarakat Siantar menikmati pelayanan air bersih yang baik dari PDAM Tirtauli. Namun, karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, warga justru menjadi korban.

“Besarnya dana penyertaan ini seharusnya sudah bisa membuat masyarakat Siantar menikmati pelayanan air bersih yang baik dari PDAM Tirtauli. Namun, karena kepentingan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, masyarakat menjadi korban, misalnya harus begadang hingga tengah malam untuk menampung air dan mencuci. Hal ini dapat berdampak pada gangguan kesehatan,” tukas Darson. (Gus)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Ajak 103 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Ramayana
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:26 WIB

Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons

Berita Terbaru