Diduga Poldasu OTT Oknum Seorang Dokter Di Pematangsiantar

- Penulis

Selasa, 6 Februari 2024 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Pematangsiantar | Diduga salah seorang Dokter berinisial (RS) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu)  pada Sabtu (13/1/2023)

Menurut narasumber inisial R, RS diamankan Poldasu atas dugaan pemerasan terhadap salah satu rumah sakit yang ada di Kota Pematangsiantar, saat dijumpai awak media beberapa waktu lalu.

“RS diamankan atas dugaan pemerasan terhadap salah satu rumah sakit di kota Pematangsiantar, diduga melakukan pemerasan Rp500 juta,” sebut R kepada awak media.

Masih menurut R, sebelumya seorang dokter yang bekerja di salah satu Rumah Sakit di Kota Pematangsiantar memiliki data pasien, data tersebut berisi status data pasien dirubah dari penyakit ringan ke penyakit yang lebih parah dengan tujuan menaikkan klaim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Berdasarkan temuan tersebut, data kemudian diserahkan ke RS untuk ditindaklanjuti. Namun data tersebut disalahgunakan, RS menggunakan untuk memeras rumah sakit yang diduga melakukan kecurangan data BPJS Kesehatan.

“RS mengancam pihak rumah sakit tentang temuan data BPJS yang diduga dilakukan Rumah Sakit tersebut, serta  meminta  pihak rumah sakit memberikan uang sebesar Rp1,5 Milliar atas data yang dimilikinya,”ungkap R.

Lebih lanjut R menerangkan, pertemuan antara RS dengan pihak rumah sakit terjadi di salah satu cafe  untuk membicarakan tentang temuan data tersebut.

Dalam pertemuan, pihak rumah sakit dan RS terjadi tawar menawar. Pihak Rumah Sakit meminta agar uang yang diminta RS dikurangi, namun pertemuan tidak membuahkan hasil karena nilai nominal yang diminta RS tidak dipenuhi.

Baca Juga:  Kota Pematangsiantar Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama, Wali Kota Wesly Terima Penghargaan di Jakarta

Pihak rumah sakit melalui handphone meminta RS mau mengurangi permintaannya sebesar Rp1,5 M.

“Awalnya RS meminta Rp1,5 M, namun setelah pertemuan dan melalui telephone pihak rumah sakit akhirnya menyanggupi membayar Rp 500 juta.

Masih menurut R, setelah sepakat di harga Rp500 juta, pembayaran dilakukan pihak rumah sakit 2 kali, yang pertama Rp250 juta diserahkan di lokasi rumah RS yakni di Serapuh, dan yang kedua 250 juta di lokasi rumah sakit. Pada saat penyerahan uang kedua kali itulah RS ditangkap OTT, di parkiran” ujar R.

Lebih lanjut R menambahkan RS saat ini ditangguhkan penahanan oleh pihak Polda Sumut.

“Informasinya RS penangguhan penahanan,” imbuh R.

Terpisah, RS yang coba dikonfirmasi terkait OTT tidak membalas pesan whatsapp yang dilayangkan wartawan hingga berita ini ditayangkan belum mendapat tanggapan. Tim media juga mencoba mendatangi Klinik praktek RS namun belum berhasil menemui RS hingga berita ini diturunkan.

Tidak hanya itu, Tim juga turun ke tempat RS bertugas yaitu Puskesmas yang berada di Kabupaten Simalungun. Saat Tim komunikasi kepada salah satu pegawai Puskesmas berinisial S, menyatakan benar RS bertugas disini.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi tim media terkait OTT salah seorang Dokter, Kombes Pol Hadi menyampaikan pihak Polda Sumut tidak ada melakukan OTT salah seorang Dokter di Pematangsiantar.

“Tidak ada,” balasnya singkat melalui pesan whatsapp. (TIM/007)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar
Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Berita ini 361 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:35 WIB

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB