DPW Berkarya Sumut : Presiden Prabowo Harus Panggil Menkumham soal SK yang Tertunda

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Medan || Surat Keputusan (SK) hasil Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Berkarya yang diselenggarakan pada 14–16 Juli 2025 di Hotel Episode Serpong, Tangerang, Banten, hingga kini belum juga diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Menyikapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Sumatera Utara, Robihat Hutajulu, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan dengan memanggil Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, guna meminta penjelasan terkait keterlambatan tersebut.

Pernyataan keras itu disampaikan Robby saat ddiwawancaraiawak media di Medan, Jumat,(19/ 9/2025). Menurutnya, suara ini bukan hanya mewakili dirinya, melainkan juga keresahan para kader Partai Berkarya di seluruh Indonesia.“Penundaan penerbitan SK bukan sekadar memperlambat konsolidasi partai, tetapi juga menimbulkan dugaan adanya intervensi dan indikasi maladministrasi di tubuh Kemenkumham.

Padahal, masa jabatan Ketua Umum sebelumnya, Muchdi PR, sudah berakhir pada Juli lalu. Melalui Munas, secara sah diputuskan Muhamad Ridwan Andreas sebagai Ketua Umum dan Fauzan Rahmansyah sebagai Sekjen periode 2025–2030,” tegas Roby.

Baca Juga:  Patroli Presisi Polrestabes Medan Tanggap Membantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Ia menambahkan, Partai Berkarya sejak awal mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024. Karena itu, keterlambatan pengesahan SK dianggap sebagai bentuk ketidakadilan yang justru merugikan partai. “Kami berharap Presiden Prabowo menegur Menkumham yang diduga memperlambat keluarnya SK hasil Munas,” ujarnya.

Robby menjelaskan, jalur resmi sudah ditempuh dengan mengirimkan surat permohonan audiensi ke Kemenkumham. Namun hingga kini belum ada tanggapan, bahkan janji pertemuan dengan Menteri yang dijadwalkan pada 22 Agustus lalu tidak pernah terwujud.

Ia juga menyoroti aksi unjuk rasa Forum Ketua DPW Partai Berkarya se-Indonesia di depan kantor Kemenkumham Jakarta beberapa waktu lalu. Aksi itu, kata Robby, merupakan bentuk akumulasi kekecewaan sekaligus peringatan agar pemerintah tidak abai terhadap aspirasi kader.

“Kami hanya meminta keadilan. SK hasil Munas harus segera diterbitkan agar Partai Berkarya dapat menjalankan roda organisasi dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi rakyat serta bangsa,” pungkasnya. (RG)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan: Panen 300 Kg Kangkung Hidroponik dan Pelepasan 10.000 Bibit Ikan Nila Perkuat Pembinaan Kemandirian
Polda Sumut Gagalkan Upaya Pengiriman 5 Kg Sabu ke Jakarta, Mahasiswi Jadi Kurir
Wakapolda Sumut Tinjau Stasiun KA Medan, Pastikan Pelayanan Mudik Lebaran Berjalan Optimal
Kapolda Sumut Tinjau Bandara Kualanamu Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang
Personel Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut Laksanakan Pengamanan di Stasiun KAI Medan dalam Operasi Ketupat Toba 2026
Brimob Polda Sumut Lakukan Pemantauan Keamanan di Terminal Amplas
Wakapolda Sumut Cek Pos Terpadu Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan Merdeka Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:39 WIB

Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan: Panen 300 Kg Kangkung Hidroponik dan Pelepasan 10.000 Bibit Ikan Nila Perkuat Pembinaan Kemandirian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:47 WIB

Polda Sumut Gagalkan Upaya Pengiriman 5 Kg Sabu ke Jakarta, Mahasiswi Jadi Kurir

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:45 WIB

Wakapolda Sumut Tinjau Stasiun KA Medan, Pastikan Pelayanan Mudik Lebaran Berjalan Optimal

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:43 WIB

Kapolda Sumut Tinjau Bandara Kualanamu Jelang Mudik Lebaran 2026, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang

Senin, 16 Maret 2026 - 21:38 WIB

Berita Terbaru