Ekoenzim, Pupuk Alami Menurunkan Efek Rumah Kaca

- Penulis

Selasa, 23 Mei 2023 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK memberikan arahan dalam kegiatan Aku Hatinya PKK, dalam pembuatan pupuk organik ekoenzim.( Nawasenanews/Ist)

Ketua TP PKK memberikan arahan dalam kegiatan Aku Hatinya PKK, dalam pembuatan pupuk organik ekoenzim.( Nawasenanews/Ist)

Nawasenanews.com – Dairi | Ekoenzim merupakan pupuk alami untuk tanaman yang dapat menurunkan efek rumah kaca. Formula ekoenzim ditemukan Dr. Rokuson Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik di Thailand.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kpp Dairi Tetty Situmorang pada kegiatan monitoring Desa Aku Hatinya PKK di Desa Pasi, Kecamatan Berampu, Jumat (19/5/2023).

“Ekoenzim merupakan hasil fermentasi limbah organik dapur menjadi bahan yang mempunyai banyak manfaat untuk alam dan manusia,” kata Tetty.

Selain menurunkan efek rumah kaca, kata Tetty, ekoenzim bermanfaat sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, serta pupuk alami untuk tanaman.

“Cara pembuatannya yaitu menyiapkan sampah dapur berupa kulit buah atau sisa potongan sayur mentah, lalu potong kecil-kecil. Potongan sampah dapur kemudian dimasukkan ke dalam botol atau stoples yang sudah berisi air gula merah,” kata Tetty.

Lebih lanjut, Tetty juga menyampaikan perbandingan takarannya, yaitu 1 : 3 :10. Misalnya 100 gram gula merah, 300 gram sampah organik, dan 1.000 ml air.

Baca Juga:  Kunker Ke Kabupaten Dairi, Danrem 023/KS Lukman Hakim Sepakat Kembangkan Potensi Pertanian

“Apabila seluruh bahan sudah sesuai dengan takarannya, tutup wadah dengan rapat, lalu diamkan selama 90 hari di tempat yang sejuk. Namun, sesekali bukalah tutup wadah. Cairan inilah yang kemudian disebut sebagai ekoenzim, ” ujar Tetty.

Tety juga menyampaikan beberapa tips yang perlu diperhatikan, yaitu menggunakan wadah plastik tertutup yang kuat, menggunakan lima jenis atau lebih sampah organik, menggunakan kulit jeruk, batang serai, dan pandan untuk membuat ekoenzim yang lebih wangi dan bagus.

“Tidak boleh menggunakan daging, ikan, makanan berminyak, ampas kelapa, sampah organik yang busuk, berjamur, atau sudah rusak. Ekoenzim yang baik berwarna coklat tua atau coklat kekuningan, bukan hitam. Jika tumbuh jamur hitam, berarti ekoenzim gagal,” kata Tetty.

Keuntungan menggunakan ekoenzim yaitu, ampasnya dapat dijadikan pupuk padat organik atau dikeringkan sebagai pengharum ruangan. Ekoenzim juga tidak memiliki masa kadaluarsa.(Vera L)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Dairi Bersama Polsek Sumbul Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan di Lae Pondom yang Viral di Sosmed
Terima Kunjungan Danrem 023/KS, Bupati Dairi: TNI Membangun Desa Terbukti Positif, Pemkab Siap Kolaborasi
Bupati Dairi Eddy Berutu Diundang Khusus Hadiri Acara Human Right di Korea Selatan
Terima Kunjungan Danrem 023/KS, Bupati Dairi: TNI Membangun Desa Terbukti Positif, Pemkab Siap Kolaborasi
Dapur Sehat Atasi Stunting di Desa Pegagan Julu VII, Ketua PKK Dairi: Anak Sehat Keluarga akan Bahagia
Wakil Bupati Dairi: Target Prevelensi Stunting 25,37%, Masih Diperlukan Kerja Keras Mencapainya.
Buka Popkab Kabupaten Dairi, Bupati Eddy Berutu: Momen Tepat Cari Atlet Muda Potensial Dairi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:49 WIB

Polres Dairi Bersama Polsek Sumbul Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan di Lae Pondom yang Viral di Sosmed

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 06:50 WIB

Terima Kunjungan Danrem 023/KS, Bupati Dairi: TNI Membangun Desa Terbukti Positif, Pemkab Siap Kolaborasi

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 06:44 WIB

Bupati Dairi Eddy Berutu Diundang Khusus Hadiri Acara Human Right di Korea Selatan

Sabtu, 30 September 2023 - 14:15 WIB

Terima Kunjungan Danrem 023/KS, Bupati Dairi: TNI Membangun Desa Terbukti Positif, Pemkab Siap Kolaborasi

Jumat, 29 September 2023 - 23:13 WIB

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB