Nawasenanews.com – Simalungun | Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi dan kondisi di wilayah masing-masing tetap kondusif, dan jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan.
Ajakan itu disampaikan Bupati dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Tim Safari Ramadhan dan Silahturrahmi dengan masyarakat Kabupaten Simalungun, yang dihadiri para tokoh agama dan para pejabat Pratama, administrasi dan pengawas di lingkungan Pemkab Simalungun dan masyarakat undangan lainnya, yang berlangsung di halaman Masjid Al-Ikhlas Nagori Padang Mainu, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Simalungun, Sumut, Rabu sore (12/04/2023).

“Mari secara bersama-sama untuk meningkatkan etos kerja, disiplin dan pengabdian sesuai tugas dan fungsi kita masing-masing, sehingga roda pemerintahan dan pembangunan berjalan dengan baik di Kabupaten Simalungun,”ucap Bupati.
Bupati juga menyampaikan,bahwa keberadaan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Simalungun di tengah-tengah masyarakat merupakan upaya untuk memupuk jalinan silahturrahmi antara pemerintah dengan ulama dan umat.

Bupati berharap, melalui pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan kiranya dapat meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan keilmuan bagi semua, sehingga terbentuk masyarakat Simalungun yang berkemampuan iptek dan bersemangat Imtak (beriman dan bertaqwa) kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Mari kita tingkatkan semangat gotong royong untuk memupuk rasa kebersamaan, senasib dan sepenangguangan. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, dan peliharalah kerukunan umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat,”ujar Bupati.
Kegiatan Tim Safari Ramadhan dan Silahturrahmi dengan masyarakat Kabupaten Simalungun itu dirangkaikan dengan pemberian bingkisan dan tali asih kepada 25 orang anak yatim piatu, pemberian 225 bingkisan kepada kaum duafa, bilal mayit, penggali kubur dan guru-guru mengaji.

Kemudian pemberian bantuan 1 gulung sajadah panjang dan 1 unit speaker portable kepada BKM Al-Ikhlas Nagori Padang Mainu. Acara diakhiri denga tausyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Ako Satrio Yogi Simanjuntak.( Sun)









