Nawasenanews.com,Simalungun— Menjelang arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Polres Simalungun melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026.
Kapolres Simalungun, Marganda Aritonang, turun langsung meninjau sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah Kabupaten Simalungun, Jumat (13/3/2026).
Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu menyasar beberapa titik strategis, yakni Pos Pelayanan II Pintu Tol Simpang Panei Tongah, Pos Pelayanan I Pintu Tol Sinaksak, Pos Pengamanan II Bah Sampuran, Polsek Balata, Pos Pengamanan Simpang Mayang, hingga Stasiun Kereta Api Cabang Perdagangan di Perlanaan.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama momentum Lebaran.
“Kapolres selaku Ka Ops Res Operasi Ketupat Toba 2026 melakukan pengecekan langsung guna memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta administrasi di setiap pos pengamanan dan pelayanan,” ujar Verry.
Ia menjelaskan, pengecekan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup kondisi kesehatan dan kesiapsiagaan personel di lapangan.
“Kapolres memastikan seluruh personel dalam kondisi siap dan sehat sehingga mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama, antara lain Kabag Ops Kompol Martua Manik, Kasi Propam AKP Gomgom Silaen, Kasat Intel IPTU Rido Valentino Pakpahan, Kasat Lantas IPTU Devi Sirongoringo, serta Kanit Propam AIPTU Albert Malau.
Selain meninjau pos operasi, Kapolres juga memeriksa Markas Komando Polsek Balata. Beberapa ruangan di kantor tersebut direncanakan menjadi tempat tinggal sementara bagi personel BKO dari Polda Sumatera Utara yang akan diperbantukan selama operasi berlangsung.
“Langkah ini dilakukan agar personel tambahan memiliki tempat istirahat yang layak sehingga dapat bertugas secara maksimal dalam menjaga keamanan wilayah,” kata Verry.
Kapolres juga meninjau sektor transportasi kereta api dengan melakukan audiensi bersama petugas PT Kereta Api Indonesia di Stasiun Perlanaan sekitar pukul 15.30 WIB.
Dari hasil pertemuan tersebut diketahui jumlah penumpang yang naik dan turun di stasiun tersebut belum mengalami peningkatan signifikan. Namun, terjadi lonjakan pada volume barang titipan menjelang Lebaran.
Kapolres mengimbau petugas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama terkait barang bawaan dan aktivitas mencurigakan.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Simalungun akan meningkatkan intensitas patroli di sekitar stasiun. Selama Operasi Ketupat Toba 2026, personel Polsek Perdagangan juga akan menambah jam patroli untuk memastikan keamanan masyarakat pengguna jasa kereta api.
Operasi Ketupat Toba merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan perayaan Idul Fitri, terutama terkait arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Melalui pengecekan tersebut, Kapolres Simalungun menegaskan kesiapan jajarannya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Polri hadir untuk masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri di Kabupaten Simalungun berlangsung aman, tertib, dan lancar,” kata Verry.
Dengan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas instansi, diharapkan Operasi Ketupat Toba 2026 dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.









