Nawasenanews.com, Simalungun– Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menunjukkan kepedulian nyata terhadap keselamatan penumpang angkutan umum dengan turun langsung ke lapangan. Dalam inspeksi mendadak di Pelabuhan Tigaras, Kapolres tidak hanya memeriksa kelengkapan kendaraan dan dokumen sopir, tetapi juga berdialog langsung dengan penumpang.
Yang menarik perhatian, Kapolres secara tegas mengimbau penumpang agar tidak ragu menegur sopir yang mengemudi secara berbahaya.
“Jangan segan-segan memperingatkan sopir jika ugal-ugalan. Marahi saja. Jangan takut atau malu. Keselamatan jauh lebih penting,” tegas Kapolres.
Kapolres Simalungun menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan ketat dalam rangka Operasi Lilin Toba 2025. Inspeksi dilakukan pada Minggu (21/12/2025) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
“Hari ini saya melakukan pengecekan langsung ke Pos Pam VI Saribu Dolok dan Pos Terpadu Pelabuhan Tigaras. Di Pelabuhan Tigaras, saya memeriksa sopir angkutan umum yang baru tiba dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir,” ujar AKBP Marganda.
Selain pemeriksaan kendaraan dan kelengkapan administrasi, Kapolres juga menyempatkan diri berbincang dengan para penumpang. Ia menanyakan kondisi perjalanan serta memastikan tidak ada hal yang membahayakan atau membuat penumpang tidak nyaman selama di perjalanan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan informasi layanan darurat Polri kepada masyarakat.
“Jika membutuhkan bantuan cepat, hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini bebas pulsa dan bisa diakses dari mana saja. Polisi siap membantu dalam situasi apa pun,” jelasnya.
Pemeriksaan administratif terhadap sopir turut dilakukan, termasuk pengecekan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kapolres menegaskan pentingnya kesesuaian jenis SIM dengan kendaraan angkutan umum yang dikemudikan.“Tidak semua jenis SIM boleh digunakan untuk mengemudikan angkutan umum. Ini menyangkut keselamatan penumpang,” tegasnya.
Kapolres juga melakukan pemeriksaan fisik kendaraan secara kasat mata, meliputi kondisi ban, sistem pengereman, lampu, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Ia menekankan agar seluruh kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi layak jalan.
“Pastikan kendaraan dalam keadaan sehat dan seluruh peralatan keselamatan berfungsi dengan baik. Jangan ada yang kurang atau rusak,” ujarnya kepada para sopir.
Keselamatan penumpang menjadi penekanan utama dalam arahan Kapolres. Ia mengingatkan para sopir bahwa tanggung jawab mereka sangat besar karena membawa puluhan nyawa.
“Di tangan kalian ada nyawa orang lain yang dititipkan keluarganya. Jangan ngebut, jangan ugal-ugalan, dan jangan memaksakan diri jika lelah. Lebih baik sampai lambat tetapi selamat,” katanya.
Kapolres juga mengingatkan sopir untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu.“Jika hujan, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan pastikan wiper berfungsi dengan baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Kapolres memberikan apresiasi kepada sopir yang telah tertib dan mengutamakan keselamatan penumpang.
“Terima kasih kepada sopir yang sudah disiplin. Pertahankan dan jadilah contoh bagi yang lain,” ucapnya.
AKBP Marganda menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan selama pelaksanaan Operasi Lilin Toba 2025 yang berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
“Kami memastikan seluruh angkutan umum layak jalan dan sopir yang bertugas kompeten, demi keamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Kapolres kembali menyampaikan pesan kepada masyarakat pengguna angkutan umum.
“Ingat, jangan segan menegur sopir yang membahayakan, manfaatkan layanan 110 jika butuh bantuan, dan utamakan keselamatan. Selamat mudik serta selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026,” pungkasnya.( Rls/*)
Editor : Susan









