Kapolsek Tanah Jawa Pimpin Evakuasi Mayat Warga yang Tenggelam di Sungai Tongguran

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra memimpin langsung operasi evakuasi mayat seorang warga yang ditemukan terapung di Sungai Tongguran, Blok 18 Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.(Nawasenanews/ Ist)

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra memimpin langsung operasi evakuasi mayat seorang warga yang ditemukan terapung di Sungai Tongguran, Blok 18 Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.(Nawasenanews/ Ist)

Nawasenanews.com – Simalungun || Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H. memimpin langsung operasi evakuasi mayat seorang warga yang ditemukan terapung di Sungai Tongguran, Blok 18 Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Senin (22/9/2025).

Dalam konfirmasi yang dilakukan pada hari yang sama sekitar pukul 14.40 WIB, Kapolsek Tanah Jawa menjelaskan bahwa pihaknya telah menangani kasus penemuan mayat non pidana sesuai Laporan Polisi Nomor LP-A/14/IX/2025/Polsek Tanah Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara tertanggal 22 September 2025.

“Kami menerima laporan dari masyarakat melalui Personil Kapos Hatonduhan Aiptu Yustan Nainggolan pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB bahwa telah ditemukan satu orang laki-laki dalam kondisi terapung dan telungkup di pinggiran Sungai Tongguran,” ujar Kompol Asmon Bufitra.

Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Satria Sidauruk (33), seorang wiraswasta asal Dusun Blok X Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Mayat korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelumnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa tim evakuasi yang dipimpinnya harus melewati jalan yang berbahaya, terjal, dan curam sebagai bentuk respon cepat dalam menangani kasus ini.

“Medan yang kami lalui sangat menantang, namun ini adalah bagian dari tugas kami untuk melayani masyarakat,” ungkap Kompol Asmon Bufitra.

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi evakuasi ini terdiri dari Panit Opsnal Intelkam, Panit 2 Opsnal Reskrim, dan anggota piket fungsi Polsek Tanah Jawa. Mereka berkoordinasi dengan Kepala Desa Marihat Jaya, petugas SAR, serta Dinas Kesehatan dari Puskesmas Hatonduhan.

Baca Juga:  Pemkab Simalungun dan TPID Hadiri Rapat Koordinasi High Level Meeting di BI Cabang Pematang Siantar

Erwin Manurung (38), petugas honorer Puskesmas Buntu Turunan yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban, menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada indikasi tindak pidana atau kekerasan fisik pada korban,” ucap Erwin Manurung.

Nilson Sitinjak (44), paman korban yang menjadi salah satu saksi dalam kasus ini, memberikan keterangan penting mengenai kondisi kesehatan korban. “Korban selama ini mengidap penyakit linglung (gangguan mental),” ungkap Nilson Sitinjak kepada petugas yang menangani kasus tersebut.

Saksi lain yang memberikan keterangan adalah Jefri Sitinjak (21), wiraswasta asal Dusun Blok X Nagori Marihat Jaya, dan Musli Siadari (54), petani asal Dusun I Nagori Tangga Batu yang turut menyaksikan proses penemuan mayat tersebut.

Dalam penanganan kasus ini, tim Polsek Tanah Jawa melakukan serangkaian tindakan profesional yang mencakup olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengamanan barang-barang, dan interogasi terhadap para saksi. Mereka juga berkoordinasi dengan Pangulu Nagori Tangga Batu Hendro P. Silalahi dan pihak Puskesmas setempat.

Personil yang dilibatkan dalam operasi ini antara lain Iptu Wagihardi, S.H., Ipda Leo Simangunsong, Aiptu Richard H. Sianturi, dan Aipda Royen Sinurat di bawah komando langsung Kapolsek Tanah Jawa.

Keluarga korban menyatakan menerima dengan ikhlas peristiwa kematian ini dan menyakini bahwa korban meninggal akibat tenggelam di sungai yang diperparah oleh penyakit linglung yang dideritanya.

“Keluarga korban meminta kepada petugas Polsek Tanah Jawa untuk tidak dilakukan autopsi pada mayat korban dan telah membuat surat pernyataan,” jelas Kapolsek.( Susan/ Rls)

 

 

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Polsek Balata, Pelaku Pencurian Meteran Air di Simalungun Ditangkap Kurang dari 15 Menit
Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:02 WIB

Gerak Cepat Polsek Balata, Pelaku Pencurian Meteran Air di Simalungun Ditangkap Kurang dari 15 Menit

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Berita Terbaru