Kasus DBD di Simalungun Naik dalam Tiga Bulan Terakhir

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Simalungun || Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Simalungun mengalami peningkatan dalam tiga bulan terakhir.

Plh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Simalungun, Hamonangan Nahampun, pada Rabu (17/9) menyampaikan bahwa jumlah kasus tercatat sebanyak 18 kasus pada Juni 2025, meningkat menjadi 23 kasus di Juli, dan bertambah lagi menjadi 24 kasus di Agustus.

Menurut Hamonangan, untuk menekan penyebaran DBD, Dinas Kesehatan Simalungun melaksanakan sejumlah langkah strategis, di antaranya survei dan pengendalian vektor. Kegiatan ini dilakukan untuk memetakan lokasi yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab DBD serta melakukan pemberantasan jentik.

Selain itu, setiap kali ditemukan kasus, tim kesehatan juga melakukan penelusuran epidemiologi guna mengidentifikasi faktor risiko penularan sehingga kasus serupa bisa dicegah di wilayah lain. Sosialisasi pencegahan juga rutin digelar di tingkat kecamatan dengan melibatkan unsur Forkopimca.

Baca Juga:  Unit Reskrim Polsek Dolok Silau Respon Cepat Lakukan Pemeriksaan Atas Informasi Praktik Perjudian

Upaya utama pengendalian DBD tetap difokuskan pada gerakan **Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M+**, yaitu:

1. **Menguras** bak mandi, ember, dan wadah lain yang biasa menyimpan air.
2. **Menutup rapat** tempat penampungan air seperti drum, kendi, atau toren.
3. **Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang** barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Adapun “+”-nya mencakup berbagai tambahan pencegahan, seperti menaburkan larvasida (bubuk abate) pada wadah air yang sulit dibersihkan, menggunakan kelambu saat tidur, memakai obat atau lotion anti-nyamuk, hingga menjaga pencahayaan dan sirkulasi udara rumah agar tidak lembap dan gelap.

Masyarakat juga dianjurkan memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat nyamuk beristirahat.

“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan penyebaran kasus DBD di Simalungun bisa dikendalikan dan tidak terus meningkat,” pungkas Hamonangan. (Brian)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru