Nawasenanews.com-Pematangsiantar | Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kota Pematangsiantar menggelar Simulasi Pemungutan Suara dan Penghitungan Surat Duara Sah Pemilu Tahun 2024 yang akan digelar pada 14 Februari mendatang,di Jalan Porsea, Rabu (30/1/2024).
Acara Simulasi Pemungutan Suara dan Penghitungan Surat Suara Sah dipandu komisioner KPU Kota Pematangsiantar Divisi Parmas Nurbaiyah Siregar tersebut yang dihadiri Walikota Pematangsiantar diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Daniel Siregar, perwakilan Kodim 0207 Simalungun, perwakilan Polres Pematangsiantar, perwakilan partai serta PPS,PPK, KPPS dan perwakilan Bawaslu.
Dalam simulasi tersebut Nurbaiyah Siregar menekankan masyarakat pemilih perlu mengetahui, surat suara hanya dihitung sah bila benar dalam cara pencoblosannya, yakni mencoblos pada salah satu partai pilihan, atau nama calon legislatif dan nama salah satu Capres saja.
” Kalau ada surat suara yang dicoblos pada nama partainya,kemudian mencoblos lagi pada salah satu nama calon ,tetapi masih pada partai yang sama itu suara sah, tetapi bila dicoblos pada salah satu partai contohnya partai Mangga kemudian mencoblos lagi pada salah satu nama calon legislatif dari Partai Duku, itu tidak sah atau batal,” terang Nurbaiyah saat simulasi sambil menunjukkan contoh 5 surat suara.
Pada kesempatan itu, Ketua KPU Kota Pematang Siantar M Isman Hutabarat mengatakan, proses simulasi diharapkan mampu memberikan pemahaman yang baik kepada penyelenggara pemilu mulai dari KPUD, PPS, PPK hingga KPPS dalam proses tahapan pemilihan umum agar dapat berjalan sukses di kota Pematangsiantar.
Sebelumnya, Walikota melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan Daniel Siregar mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk pelatihan dan pendidikan bagi penyelenggara pemilu maupun masyarakat pemilih.
“Dalam kegiatan ini disampaikan bagaimana proses penghitungan hingga rekapitulasi. Semoga KPU dapat bekerja maksimal sehingga Pemilu 2024 yang merupakan agenda politik pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil rakyat untuk menentukan masa depan bangsa kedepan, kita berharap partisipasi masyarakat dapat turut berpartisipasi mensukseskan agenda tersebut,” tuturnya.
“Mari kita semua bersama sama mensukseskan perhelatan pesta demokrasi yang matang dan dewasa dengan menjunjung tinggi hak hak warga negara demokrasi harus membawa manfaat mencerminkan peradaban bangsa yang luhur dan mulia. Kami sangat berharap pelatihan dan simulasi dapat memberi informasi yang matang lebih luas kepada rekan rekan penyelenggara kita berkomitmen menyelenggarakan pemilu di kota Siantar sehingga terwujud siantar sehat sejahtera dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, data jumlah pemilih untuk Pemilu 14 Februari 2024 dari Sekretariat KPU Kota Pematangsiantar berdasarkan DPT plus DPTb sementara ada sebanyak 203.169 orang yang tersebar di 796 TPS di 53 kelurahan atau delapan kecamatan,dengan 796 tenaga pengawas di setiap TPS yang ditempatkan Bawaslu untuk mengawasi jalannya Pemilu 2024 yang tinggal sebentar lagi terlaksana.(MS)









