Nawasenanewa.com-Taput|| Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapanuli Utara mulai mendistribusikan Logistik Pilkada serentak Nopember 2024,.
Pelepasan truk yang akan membawa logistik Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wabup dilakukan Pj Bupati Dimposma Sihombing didampingi Ketua KPU Suwardi Pasaribu, Minggu (24/11/2024).
Ketua KPU didampingi komisioner Symtoy, Chanra Panggabean, Evi Revina Marpaung dan Adi Putra serta sekretaris Erifan Manullang mengapresiasi dukungan Pemkab.
” Terima kasih pak Bupati atas dukungan sarana prasarana yakni gudang untuk penyimpanan logistik. Dukungan Bupati tentunya bagian dari mensukseskan Pilkada yang akan berlangsung tiga hari kedepan,” katanya.
Suwardi berharap pendistribusian logistik lancar sampai dengan tujuan dan tidak kurang suatu apapun.
” Distribusi logistik bisa berjalan dengan baik, tidak terjadi kekurangan kertas suara sehingga pada saat pemungutan suara berjalan baik,” ucapnya.
Suwardi mengatakan pada saat ini akan ada lima truk yang akan dilepas untuk membawa logistik ke lima kecamatan.
” Hari ini logistik ke Garoga, Pangaribuan, Sipahutar, Adiankoting dan Pagaran, besok sepuluh kecamatan akan diberangkatkan. Nantinya H min 2:ke desa dan H min 1 sudah ada di TPS,” ujarnya.
Wakapolres SP Anak Ampun berharap distribusi logistik tepat sasaran, Jangan melebihi jadwal.
” Untuk standar pengawalan kotak suara setiap truk dua personil Polri dilengkapi senjata dan surat perintah,” ucapnya.
Anak Ampun meminta pihak rekanan yang mengadakan truk pembawa logistik sudah memenuhi kriteria.
” Utamakan keselamatan, kalau ngantuk Istirahat,” pesannya.
Pj Bupati Dimposma Sihombing mengatakan kehadiran Forkopimda bukti turut pengawasan mengamankan logistik Pilkada.
Dari laporan KPU, Dimposma memaparkan tiga truk yang dilepas secara simbolis logistik ke Kecamatan Garoga 38 kotak dengan jumlah kertas suara 13.418 , Pangaribuan 54 kotak 21.875 kertas suara, dan 55 kotak Sipahutar dengan jumlah kertas suara 20.610.
” Jadi itu diinformasikan ke kita dikali dua untuk kebutuhan Pilkada Gubsu dan Bupati ditambah plus kertas suara cadangan,” paparnya.
Dimposma Sihombing berpesan dari proses hingga tujuan pendistribusian logistik terdokumentasi secara visual.
” Kepentingannya guna meminimalisir potensi kecurangan dan kecurigaan serta menjaga proses demokrasi. Jaga kondisi kesehatan berkordinasi dgn pihak keamanan bila ada gangguan,” pungkasnya. ( Aman Siregar )









