LSM Khatulistiwa : Ada Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi lapangan Farel Pasaribu Bernilai Rp1,28 M oleh CV Buana Perkasa

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Pematangsiantar || Proyek Revitalisasi lapangan Farel Pasaribu oleh CV Buana Perkasa menimbulkan keresahan bagi warga sekitar. Adapun dana APBD di pakai sebesar Rp1,28 M beralamat di Jl. Selamat Pulau No.101, Kel Harjosari I, Kec. Medan Amplas, Kota Medan.

Salah seorang warga Suka Makmur bermarga Saragih bingung melihat Pemerintah Kota Pematangsiantar, proyek Pekerjaan revitalisasi lapangan Farel Pasaribu oleh CV Buana Perkasa sudah sebulan lebih masih belum bisa digunakan.

Kabar angin proyek ini milik anggota dewan, sehingga sampai saat ini walau proyek sudah siap satu bulan lebih, namun pagar seng bekas menutupi Lapangan Horbo, tutur saragih.

Lanjut Saragih, selain merusak pemandangan, seng bekas yang menutupi lapangan sangat beresiko bagi anak anak yang biasa bermain, juga warga yang biasa berolah raga menjadi terganggu. Katanya proyek sudah selesai, namun tidak kunjung dibuka, tukas Saragih.

Kini muncul pertanyaan terkait spesifikasi maupun kualitas pekerjaan yang menghabiskan anggaran Rp 1,28 Miliyar ini. Disamping jenis rumput yang menurut amatan orang sekitar dan yang sedang berolah raga di luar lapangan tersebut mengatakan bahwa sepertinya tidak ada perubahan rumput yang ada di lapangan sebelum dan sesudah direvitalisasi.

Baca Juga:  Pedagang Siantar Siap Pindah ke Eks Gedung 4, Dapat Pemutihan dan Fasilitas Lengkap

Ditempat terpisah Ketua LSM Khatulistiwa Demson Manurung kepada media Rabu (5/2/2025) menyatakan, sangat kecewa dengan pengawasan yang dilakukan PPK dinas Parawaisata, seng bekas yang digunakan melilingi lapangan horbo di biarkan saja, seharusnya seng yang baru. Ini harus menjadi perhatian yang sangat serius karena adanya dugaan  korupsi di pengerjaan proyek, imbuh Desmon

Lebih lanjut ditegaskannya bahwa pembangunan proyek Revitalisasi lapangan Farel Pasaribu (Lapangan Horbo) pasti memiliki Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang semuanya sudah dianggarkan harga satuannya, dan semuanya juga sudah dianalisa.

Jadi, kalau rusak, maka patut juga kualitas yang dikerjakan rekanan dipertanyakan.

“Sekali lagi, rekanan harus bertanggung jawab kalau Lapangan Horbo rusak, jangan hanya mencari keuntungan saja,” tutur Demson. (Mar)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Ajak 103 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Ramayana
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:26 WIB

Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons

Berita Terbaru