Memakan Korban Satu Keluarga, Kegiatan PT STTC Mengangkut Tanah Kerukan Dengan Dump Truck Diprotes Warga

- Penulis

Jumat, 21 Juli 2023 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan di Tambun Nabolon yang dipenuhi tanah yang berjatuhan dari dump truck pengangkutan tanah kerukan PT STTC.( Nawasenanews/ Ist)

Jalan di Tambun Nabolon yang dipenuhi tanah yang berjatuhan dari dump truck pengangkutan tanah kerukan PT STTC.( Nawasenanews/ Ist)

Nawasenanews.com – Pematang Siantar | Kegiatan PT STTC mengangkut tanah kerukan dengan dump truck yang berlokasi di Kecamatan Martoba Kelurahan Tambun Nabolon memakan korban, satu keluarga terjatuh menggunakan sepeda motor, Jumat (20/07/2023).

Keresahan pengangkutan tanah ini sudah beberapa kali disampaikan oleh perwakilan warga kepada pekerja, agar pihak pengusaha dengan menggunakan alat berat mengangkut tanah kerukan dengan dump truck, tanah yang jatuh ke aspal ketika hujan turun akan licin yang beresiko bagi pengendara yang lewat baik itu roda dua maupun roda empat.

Puluhan warga yang tinggal di Kelurahan Tambun Nabolon mendatangi lokasi pengerukan tanah dan protes atas kejadian itu dan meminta kepada pengusaha jika tidak menindak lanjuti keluhan warga maka warga akan menghentikan aktifitas pengangkutan tanah tersebut.

Berdasarkan pantauan Nawasenanews.com, saat warga mendatangi lokasi pengangkutan tanah mereka menyatakan bahwa mobil dump truck saat beroprasi sama sekali tidak mengikuti Standard Oprasional Prosedur (SOP).

Dump truck ini saat mengangkat tanah tidak ada nengikuti SOP, harusnya ban disiram tapi nyatanya ban tidak disiram saat keluar lokasi pengerukan, dan saat pengangkutan tanah dump truck tidak memakai penutup terpal untuk mencegah tanah jatuh dan berceceran di sepanjang jalan,” ujar Tampubolon.

“Pengangkutan berdampak mulai rusaknya jalan yang semula kondisinya bagus itu kini ada yang berlubang, retak-retak, pinggiran aspal hancur karena tidak mampu menahan beban tonase dump truck,”ujar Tampubolon

Seorang ibu rumah tangga yang berinisial SS saat di jumpai awak media menyatakan saya selalu mengantar anak ke sekolah dan juga belanja serta keperluan lainnya membawa kendaraan roda dua melewati jalan ini.Sebelumnya saya tidak khawatir, namun karena adanya tanah jalan aspal ini jadi licin, saya was was melewatinya, ” tukasnya.

Baca Juga:  Bupati Simalungun Serukan Marharoan Bolon Dalam Pembangunan Gereja HKBP Pamatang Jorlang Hataran

“Jauh jauhlah pak, seandainya saya jatuh karena jalan yang licin, kepada siapa saya harus minta pertanggungjawaban, apa lagi tiap pagi saya antar anak sekolah,” tutur Ibu SS menambahkan.

Lain lagi pendapat seorang Bapak berinisial S, dia mengatakan pada dasarnya masyarakat mendukung pembangunan, tapi seharusmya pengusaha juga peduli dengan lingkungan sekitarnya.

 

” kita sebenarnya mendukung pembangunan, tapi maunya pengusaha juga peduli dengan lingkungan sekitar, contohnya sekarang saat hujan turun tanah yang jatuh dari dump truck jalannya licin, maunya segera diatasi. Sekarang ada korban baru mau mencari solusi,” ujar Bapak tesebut.

Terpisah seorang Bapak yang bermarga Saragih yang tinggal sekitar jalan Medan menuangkan keluhannya dengan awak media ini,.

“Saya selalu mengantar anak saya Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) AL – KHOIROT dengan sepeda motor melalui jalan yang kini licin.

“Saya sudah puluhan tahun membawa kereta ( sepeda motor- red), tapi kalau melewati jalan yang berlumpur seperti sekarang sangat hati hati, pernah saya terpeleset, syukur saya sigap membawa kendaraannya sehingga saya bisa antisipasi. Nah, yang mengantar ke sekolah bukan hanya saya. Banyak juga ibu ibu yang mengantar anaknya ke sekolah tersebut, saya tidak yakin bisa sigap seperti saya mengantisipasinya,” tukas Saragih.(AS)

 

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar
Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:35 WIB

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Berita Terbaru