Merasa Kebal Hukum Terlapor Kekerasan Intimidasi Korban, Keluarga Minta Kapolres Pematangsiantar Tegakkan Hukum

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Pematangsiantar || Laporan pengaduan tindak pidana pengeroyokan korban kakak adik kandung, Fitreni Purba (22) dan Samudra Purba (21) warga Jl. Rondahaim Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Sianțar Martoba Kota Pematangsiantar di Satuan Reskrim Polres Sianțar terkesan jalan ditempat dan dibiarkan.

Hal ini disampaikan Holman Purba didampingi Endang Sihite merupakan orangtua kandung kedua korban saat ditemui pada Sabtu (3/5/2025) sore.

“Sudah 1 tahun ini anak kami melaporkan kejadian pengeroyokan itu tapi sampai saat ini terkesan dibiarkan,” Ujar Holman.

Holman menjelaskan kejadian pengeroyokan itu sudah dilaporkan ke Mako Polres Pematangsianțar dengan Laporan Polisi No. LP/B/329/VI/2024/SPKT/POLRESPEMATANGSIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA Tanggal 14 Juni 2024.

Pengeroyokan itu terjadi di Jl. Rondahaim Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Sianțar Martoba Kota Pematangsiantar, Jumat (14/6/2025) sore sekira pukul 15.45 Wib yang dilakukan terlapor Maria Br. Silalahi dan Rina Br. Silalahi yang juga merupakan kakak adik kandung dengan cara menampar dan memukul pakai kayu dan tangan secara berulang kali bahkan mencekik leher korban Fitreni Br. Purba.

Kemudian korban Samudra Purba dipukul dibagian kepala sebanyak 1 kali dan bokong sebanyak 2 kali. Motif Pengeroyokan tersebut karena korban Samudra Purba mencabut tanaman Sere yang ditanam terlapor dijalan menuju rumah.

Baca Juga:  Pemko Pematang Siantar sediakan door prize dengan berbagai Hadiah bagi Wajib Pajak (WP)

“Padahal anak saya (Samudra Purba) mencabut tanaman sere itu karena atas persetujuan Masralam Silalahi selaku anak pemilik tanah dan Abang kandung kedua terlapor karena tanaman sere itu sudah menghalangi jalan ke rumah kami,” katanya.

“Penyidik pembantu Unit Jatanras Sat Reskrim BRIPKA Ade Guntara memang sudah dua kali melakukan mediasi tapi kedua terlapor sama sekali tidak ada kesepakatan berdamai. Namun sampai saat ini perkara pengeroyokan itu terkesan dibiarkan dimana terlapor semakin semena mena melakukan intimidasi kepada keluarga kami dan anak anak kami,” sambungnya.

Untuk itu Holman memohon kepada Kapolres Pematangsianțar untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan atas pengeroyokan kedua anak kami.

“Kami mohon Kapolres Pematangsiantar perintahkan penyidik pembantu untuk serius memproses laporan pengaduan pengeroyokan kedua anak kami,” Pungkas Holman Purba. (Mar)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Ajak 103 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Ramayana
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:26 WIB

Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons

Berita Terbaru