Pemkab Samosir Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Samosir || Pemerintah Kabupaten Samosir melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sosialisasi digelar pada 2 kecamatan yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan yaitu Kecamatan Sianjur Mula mula dan HaHarian, Senin (02/06/2025).

Hadir seluruh kepala desa, BPD se-Kecamatan Sianjur Mula mula dan Harian, Kepala dusun desa rawan kebakaran, lembaga adat dan Forkopicam Harian dan Sianjur Mula mula.

Dalam sosialisasi ini, Bupati Samosir diwakili Asisten Pemerintahan Tunggul Sinaga menginformasikan cara-cara pencegahan Karhutla, seperti tidak melakukan pembakaran lahan secara liar dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencegahan Karhutla. “Berdasarkan data BMKG, saat ini Indonesia khususnya Kabupaten Samosir sedang mengalami musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko Karhutla. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pencegahan Karhutla,” kata Tunggul Sinaga.

Dengan adanya sosialisasi ini, seluruh aparatur desa, lembaga adat diharapkan dapat memberi pengarahan dan pemahaman kepada masyarakat pentingnya pencegahan Karhutla dan berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan. Masing-masing desa ditegaskan untuk melakukan pengawasan, melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada Forkopicam maupun langsung kepada Pemkab. Samosir. Beberapa hal yang disepakati dalam sosialisasi yaitu Kepala desa segera mengeluarkan surat edaran/ himbauan berisi larangan pembakaran lahan atau hutan. Surat tersebut langsung diantar door to door, patroli rutin, pembentukan satgas sesuai regulasi yang ada.

“Kebakaran hutan harus distop, ini tanggung jawab kita semua. Mari kita edukasi masyarakat, kalau sudah kebakaran kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi geografis yang terjal, bukit dan gunung tidak mungkin bisa dengan damkar,” tegas Tunggul.

Baca Juga:  Pengumuman Pembatalan Jadwal  Ujian Seleksi Kopetensi CASN PPPK Tahap 2

Tunggul menghimbau pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar, termasuk para peternak/ pengembala diminta untuk tidak membakar hutan/ pegunungan dengan maksud menumbuhkan rumput yang baru. Lebih lanjut disampaikan, edukasi kepada warga yang paling dekat dengan lokasi kebakaran menjadi inti pencegahan, termasuk pemilik lahan.

“Kami harap surat edaran ini segera diedarkan. Dengan kerja sama dan partisipasi aktif dari masyarakat, kita dapat mencegah terjadinya Karhutla dan menjaga lingkungan kita,” tambah Tunggul.

Camat Sianjur Mula mula Andri P. Limbong menjelaskan, dalam beberapa hari ini terjadi kebakaran diwilayahnya, untuk itu seluruh unsur pemerintah perlu menyatukan persepsi dalam mencegah dan bertindak atas kejadian kebakaran yang terjadi. “Kondisi ini selalu berulang, bahkan lokasinya sama. Mari kita kerjasama mengindentifikasi. Kebakaran ini merugikan kepentingan orang banyak apalagi sebagai daerah wisata akan menimbulkan efek negatif” katanya.

Andri meminta seluruh kepala desa dan aparatnya untuk siaga mendampingi petugas pada saat terjadi kebakaran.

Danramil Harian mengatakan pihaknya bersama pemerintah dan Kepolisian sudah melakukan pemadaman api yang terjadi di harian, sikkam, menara pandang Tele baru-baru ini. Bahkan Damkar yang dikerahkan Pemkab. Samosir tidak bisa berbuat banyak dikarenakan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

“Mari sama-sama mencegah kebakaran ini, Menjadi mata dan telinga dengan kondisi saat ini, deteksi dini dan melaporkan dengan cepat. Dengan kondisi wilayah yang terdiri dari pegunungan dan lereng, sulit untuk melakukan pemadaman maka perlu di antisipasi sejak dini” ucapnya. (S/R)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FGD Dengan Perumda Tirtanadi, Pemkab Samosir Minta Peningkatan Kualitas dan Distribusi Air Bersih
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027 Tingkat Kecamatan dimulai di Kecamatan Sianjur Mulamula
Bupati Samosir Hadiri Acara Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027
Ranwal RKPD 2027, Wabup Samosir Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Berkelanjutan
Tiga Kali Berturut-turut, Program Unggulan Bupati Samosir BPJS Gratis, Raih Penghargaan UHC
Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Samosir Resmikan Pompa Air Tenaga Surya Rp 2,6 Miliar di Onan Runggu
Bupati Samosir Ikut Rakernas XVII APKASI, Upaya Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Pusat 
PAD Pariwisata Samosir Tembus Rp14 Miliar! Kunjungan Wisatawan Melonjak, Pemkab Siap Tingkatkan Pelayanan Lebih Baik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:43 WIB

FGD Dengan Perumda Tirtanadi, Pemkab Samosir Minta Peningkatan Kualitas dan Distribusi Air Bersih

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:14 WIB

Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027 Tingkat Kecamatan dimulai di Kecamatan Sianjur Mulamula

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:19 WIB

Bupati Samosir Hadiri Acara Konsultasi Publik RKPD Provsu Tahun 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:23 WIB

Ranwal RKPD 2027, Wabup Samosir Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Berkelanjutan

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:42 WIB

Tiga Kali Berturut-turut, Program Unggulan Bupati Samosir BPJS Gratis, Raih Penghargaan UHC

Berita Terbaru