Suasana haru menyelimuti Aula Andar Siahaan, Mapolres Simalungun, Senin malam (19/1/2026), saat KOMPOL Edi Sukamto, S.H., M.H., melepas tanda jabatannya untuk terakhir kali sebagai Wakapolres Simalungun. Momen tersebut menandai akhir pengabdian panjangnya di Kepolisian Negara Republik Indonesia menjelang masa purnabhakti.
Upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolres Simalungun dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang. Jabatan Wakapolres secara resmi diserahterimakan dari Kompol Edi Sukamto kepada KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., yang dipercaya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan.
Kabag SDM Polres Simalungun KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., mengatakan sertijab tersebut menjadi momen yang sarat makna, tidak hanya secara institusional, tetapi juga secara emosional.
“Upacara berlangsung pukul 20.25 WIB hingga 20.45 WIB. Ini menjadi momen istimewa karena Kompol Edi Sukamto akan memasuki masa purnabhakti terhitung mulai 1 Februari 2026 setelah puluhan tahun mengabdi di Polri,” ujar Manaek saat dikonfirmasi, Selasa malam (20/1/2026).
Upacara dihadiri oleh pejabat utama Polres Simalungun, 17 Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, serta pengurus Bhayangkari.
Rangkaian upacara berlangsung khidmat, diawali laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, hingga pembacaan keputusan Kapolda Sumatera Utara terkait mutasi jabatan Wakapolres Simalungun berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/33/I/KEP/2026 tanggal 13 Januari 2026.
Momen paling menyentuh terjadi saat penanggalan dan penyematan tanda jabatan. Dengan mata berkaca-kaca, Kompol Edi Sukamto menanggalkan tanda jabatannya sebagai Wakapolres untuk terakhir kalinya, menutup perjalanan panjang pengabdian di institusi kepolisian.
Sementara itu, Kompol Imam Alriyuddin menerima tanda jabatan tersebut dengan sikap tegap dan penuh tanggung jawab. Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sertijab, berita acara sumpah, dan pakta integritas.
Dalam amanatnya, AKBP Marganda Aritonang menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
“Alih tugas dan alih wilayah adalah proses rutin sebagai bentuk pembinaan organisasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri,” ujar Marganda.
Kapolres secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kompol Edi Sukamto atas dedikasi selama bertugas di Polres Simalungun.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kompol Edi Sukamto yang telah mendampingi saya selama kurang lebih 10 bulan, khususnya dalam bidang staf dan pembinaan. Selamat memasuki masa purnabhakti, semoga selalu sehat dan bahagia bersama keluarga,” ucapnya.
Kapolres juga menyampaikan selamat kepada Wakapolres yang baru serta berharap dapat segera menyesuaikan diri dengan dinamika tugas di Polres Simalungun.
“Jabatan Wakapolres adalah jabatan strategis yang membantu Kapolres dalam mengendalikan pelaksanaan tugas staf dan operasional. Saya yakin Kompol Imam Alriyuddin mampu mengemban amanah ini dengan baik,” katanya.
Upacara sertijab ditutup dengan doa dan foto bersama. Pergantian jabatan tersebut menandai berakhirnya satu masa pengabdian sekaligus dimulainya babak baru kepemimpinan Wakapolres Simalungun.( Rls/*)
Editor : Susan









