Poldasu Sebut Motif Pemerasan RS Efarina Pengurusan Ijin Praktek, Dokter Korban Pemecatan Angkat Bicara

- Penulis

Senin, 26 Februari 2024 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : dr. Nuseni Yabez Kafiar dan kuasa hukumnya RYS.

Keterangan Foto : dr. Nuseni Yabez Kafiar dan kuasa hukumnya RYS.

Nawasenanews.com-Pematangsiantar | Sebagaimana dalam pemberitaan sebelumnya, terkait kasus pemerasan yang dilakukan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Siantar – Simalungun dr. Reinhard Sihombing kepada RS Efarna Etaham Pematangsiantar yang kini menjadi bahan pembicaraan di berbagai tempat tongkrongan para tokoh di Kota Sapangambean Manotok Hitei.

Dalam proses penyelidikan, pihak Poldasu melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebut bahwa tidak ada unsur tindak pidana korupsi, tetapi tindak pidana pemerasan dalam pengurusan ijin praktek di RS Efarina.

Salah seorang dokter korban pemecatan oleh RS Efarina, dr. Nuseni Yabez Kafiar melalui kuasa hukumnya RYS, Senin (26/2/2024) mengatakan bahwa pernyataan pihak Poldasu tersebut jelas salah. Menurut RYS, kliennya saat dipanggil Poldasu melalui Surat nomor: B/314/I/2024/Direskrimum tanggal 22 Januari 2024 perihal undangan klarifikasi, telah menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam kasus pemerasan tersebut karena memberikan dokumen yang berisi manipulasi data pasien yang digunakan pihak RS Efarina untuk memperoleh klaim dana BPJS Kesehatan lebih banyak alias mark up.

“Klien saya menjelaskan sebab musabab terjadinya tindakan pemerasan tersebut adalah dokumen data yang sudah dimark up yang diberikannya kepada terlapor. Bukan dokumen yang berisi ijin praktek,” ujar RYS.

Baca Juga:  Lapor Pak Wali, Tahap 1 Tahun 2025 Penggunaan Dana BOS SMP CR 1 Untuk Beli Buku hanya Rp.1.133.000

Dari penuturan dr. Nuseni Yabez Kafiar, dijelaskan kuasa hukumnya bahwa dokumen tersebut dijadikan terlapor untuk melakukan konfirmasi kepada pihak RS Efarina hingga melakukan tindakan pemerasan.

Dalam proses penyelidikan dan konfirmasi ke pihak RS Efarina, terkuak bahwa informasi tersebut didapat dari dr. Nuseni, lalu sempat ditawarkan pihak RS Efarina untuk dipindah tugaskan ke RS Efarina yang ada di Berastagi, Karo. Namun hal tersebut ditolak, dengan alasan jauh dari orangtua yang kini butuh perhatian sang dokter.

Lebih lanjut dijelaskan RYS, bahwa pihak Poldasu tidak perlu berbohong, karena proses pemecatan sepihak terhadap kliennya hingga proses terjadinya tindak pidana pemerasan oleh terlapor, pihaknya memiliki bukti bukan saja bukti data namun juga bukti hidup berupa rekaman.

“Seharusnya pihak Poldasu jujur saja, kita punya bukti, bukan sekedar data tapi juga bukti hidup berupa rekaman,” ujar RYS, (Tim/Red)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar
Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:35 WIB

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB