Polres Simalungun Ungkap Pembunuhan di Cafe Hanya 7 Jam, Pelaku Emosi Gara-gara Kunci Motor

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Tanah Jawa bersama tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara. ( Nawasenanews/ Ist)

Polsek Tanah Jawa bersama tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara. ( Nawasenanews/ Ist)

Nawasenanews.com, Simalungun– Polres Simalungun berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah cafe di Kecamatan Huta Bayu Raja hanya dalam 7 jam. Kasus bermula dari kesalahpahaman mengenai kunci sepeda motor dan berakhir tragis dengan korban tewas di aliran sungai.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan kronologi kasus tersebut pada Jumat sore (13/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

“Personel Polsek Tanah Jawa segera melakukan penyelidikan dan menemukan terduga pelaku, BS, berada di rumahnya. Pelaku langsung diamankan ke Polsek Tanah Jawa untuk pemeriksaan,” kata AKP Verry.

Tim lnafis saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan penyebab kematian Chu wan Lee Simanjuntak di bondar di Sipintu- Pintu Hutabayu Raja.( Nawasenanews/ Ist)
Tim lnafis saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan penyebab kematian Chu wan Lee Simanjuntak di bondar di Sipintu- Pintu Hutabayu Raja.( Nawasenanews/ Ist)

Tragedi terjadi pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Chu Wen Lee Simanjuntak (37), bersama pelaku BS (42) dan saksi RS, mengendarai dua sepeda motor menuju Cafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu. Di lokasi, mereka memesan minuman tuak dan tiga pasang bir, kemudian minum bersama sekitar dua jam.

Masalah muncul pukul 01.30 WIB, Rabu (11/2/2026), ketika korban menanyakan kunci sepeda motornya kepada pelaku. Padahal, kunci tersebut selalu ada pada korban. Kesalahpahaman ini memicu kemarahan BS.

“Pelaku tersinggung, langsung marah, dan memukul kepala kiri korban dengan botol bir hitam yang tersisa seperempat,” jelas AKP Verry.

Saksi JS, pemilik cafe, melerai pelaku dan menyuruh korban pulang. Namun, korban yang berdarah tetap mengendarai sepeda motor dan kehilangan kesadaran.

Pukul 06.50 WIB, Unit Lalu Lintas Polsek Tanah Jawa menerima informasi kecelakaan di jalan umum Huta III Pulo Bayu. Pukul 08.00 WIB, IPDA Okto Silitonga dan Aipda Hengki Tambunan menuju lokasi. Mereka menemukan sepeda motor jenis Revo BK 6160 LT berwarna hitam rusak di bahu jalan, namun korban belum ditemukan.
Baru pukul 16.00 WIB, jasad korban ditemukan warga di aliran Bondar Sipangan Bolon, Nagori Pulo Bayu.

Baca Juga:  Polsek Bosar Maligas Lakukan Pendekatan Humanis dan Jaga Netralitas untuk Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada 2024

Polsek Tanah Jawa bersama tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara dan membawa korban ke RSUD Djasamen Saragih untuk autopsi.
Hasil autopsi menunjukkan korban mengalami pendarahan di kepala akibat benturan keras dari pemukulan pelaku.

“Korban dalam keadaan berdarah pergi menggunakan sepeda motor, kehilangan kesadaran, dan terjatuh di pengairan sawah sekitar lokasi,” ungkap AKP Verry.

Polsek Tanah Jawa berhasil mengamankan pelaku BS di rumahnya pada hari yang sama. Barang bukti berupa pecahan botol bir hitam dan sepeda motor Revo warna hitam milik korban turut diamankan. Kasus tercatat dalam Laporan Polisi Nomor A/01/II/2026/Sek Tanah Jawa/Res Simalungun/Polda Sumut tertanggal 11 Februari 2026.

Motif pembunuhan diduga karena pelaku emosi dituduh mengambil kunci motor korban, padahal kunci tersebut tetap ada pada korban.

Tersangka BS, warga Sipintu Pintu, Kelurahan Huta Bayu, kini ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polres Simalungun akan segera menggelar perkara untuk melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Korban meninggalkan seorang istri dan keluarga yang berduka. Kasus ini menjadi pengingat bagaimana kesalahpahaman sepele dan emosi yang tidak terkontrol dapat berujung tragedi.( Rls/*)

Editor : Susan

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru