Pria Ditemukan Tewas di Bondar Huta Bayu, Polisi: Penyebab Kematian Terungkap, Motif Masih Diselidiki

- Penulis

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim lnafis saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan penyebab kematian Chu wan Lee Simanjuntak di bondar  di Sipintu- Pintu Hutabayu Raja.( Nawasenanews/ Ist)

Tim lnafis saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan penyebab kematian Chu wan Lee Simanjuntak di bondar di Sipintu- Pintu Hutabayu Raja.( Nawasenanews/ Ist)

Nawasenanews.com, Simalungun— Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Simalungun mengungkap penyebab kematian seorang pria yang ditemukan di aliran Bondar Simpangan Bolon, Kelurahan Huta Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Rabu (11/2/2026) sore.

Meski penyebab kematian telah diketahui, motif kejadian masih dalam penyelidikan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, AKP Herison Manullang, mengatakan tim bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Sejak laporan masuk, tim langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan menyeluruh. Penyebab kematian sudah terungkap melalui autopsi, tetapi motifnya masih kami dalami,” ujar Herison saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).

Korban diketahui bernama Chu Wan Lee Simanjuntak (37), wiraswasta, warga Sipintu Pintu, Kelurahan Huta Bayu. Ia ditemukan mengapung di aliran bondar sekitar pukul 16.00 WIB.

Personel Polsek Tanah Jawa  yang dipimpin Kompol Banuarea Manurung bersama jajaran langsung menuju lokasi. Setibanya di TKP, petugas mendapati jenazah telah dievakuasi warga ke tepi aliran air. Polisi kemudian memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi.

Tim Inafis melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah luka di bagian kepala dan wajah korban. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk botol minuman keras yang ditemukan di sekitar lokasi. Sepeda motor korban ditemukan di lokasi berbeda.

Baca Juga:  Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Patroli Dialogis Cegah Karhutla di Hutan Afd.III Bah Jambi

Dua saksi berinisial BS (61) dan SP (50), keduanya petani setempat, telah dimintai keterangan. Berdasarkan informasi sementara, korban sempat berada di warung tuak sebelum kejadian.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Rumah Sakit Umum Djasamen Saragih untuk diautopsi. Hasil pemeriksaan luar dan dalam menunjukkan korban mengalami pendarahan di rongga kepala akibat trauma tumpul yang menyebabkan fraktur basis kranii.

“Pendarahan tersebut mengganggu sistem saraf pusat pernapasan hingga menyebabkan asfiksia atau mati lemas,” kata Herison.

Selain luka antemortem di bagian kepala dan wajah, ditemukan pula luka lecet postmortem pada tangan, kaki, dan punggung korban.

Polisi memastikan penyebab kematian akibat trauma tumpul. Namun, penyebab terjadinya trauma tersebut masih didalami, termasuk kemungkinan kecelakaan atau tindak kekerasan.

Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP-A/01/II/2026/Polsek Tanah Jawa tertanggal 11 Februari 2026. Setelah autopsi selesai, jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polisi menyatakan penyelidikan akan terus dilakukan hingga motif kejadian terungkap.( Rls/*)

Editor : Susan

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru