Proyek Revitalisasi SMP di Simalungun Diduga Ajang Korupsi, Pengerjaan Tak Sesuai Spesifikasi

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com, Simalungun – Proyek revitalisasi SMP se-Kabupaten Simalungun yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) diduga kuat digerogoti praktik korupsi. Pengerjaan proyek tersebut dinilai tidak sesuai spesifikasi dan melibatkan pihak di luar ketentuan, yakni tim sukses Bupati berinisial SB.

Padahal, berdasarkan aturan, proyek yang merupakan bagian dari program prioritas nasional ini seharusnya dikerjakan secara swakelola oleh kepala sekolah masing-masing. Namun, di lapangan, pelaksanaannya justru dikuasai oleh SB yang disebut-sebut sebagai tim dari Bupati.

Seorang kepala sekolah yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya. Ia menyebutkan bahwa dana tahap pertama sebesar 70 persen telah diserahkan seluruhnya kepada tim SB. Namun, hasil pekerjaan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Meski kecewa, ia memilih bungkam karena takut akan pengaruh SB.

“Tahap pertama dana turun 70 persen, semua kami serahkan ke tim SB. Tapi pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi. Kami hanya bisa diam karena itu timnya bupati,” ujarnya, Rabu (25/2/2025).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komisi Pemantau Pengadaan Barang dan Jasa (KP2Baja) Provinsi Sumatera Utara, Piliaman Simarmata, menyoroti keras dugaan penyimpangan ini. Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) sekolah yang rusak.

Baca Juga:  ASN Pemkab Simalungun Laksanakan Apel Gabungan Pasca Libur Cuti Bersama

“Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta mendorong pemerataan kualitas pendidikan secara nasional. Targetnya mencakup renovasi puluhan ribu sekolah, termasuk ruang kelas baru dan toilet,” jelas Piliaman.

Namun, di Simalungun, program tersebut diduga terindikasi korupsi. Piliaman menegaskan bahwa mekanisme swakelola telah jelas, yakni pengerjaan dilakukan langsung oleh kepala sekolah dengan membentuk Panitia Pembangunan Sekolah dengan melibatkan Komite Sekolah. Ironisnya, yang mengerjakan justru pihak luar, yaitu SB.

“Seharusnya kepala sekolah yang mengerjakan. Ini kan swakelola. Tapi kenyataannya malah SB, tim sukses Bupati yang mengerjakan. Kami minta Aparat Penegak Hukum (APH) segera memanggil dan memeriksa SB,” tegas Piliaman. (Red)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB