Nawasenanews.com, Simalungun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun mengintensifkan patroli dan imbauan keselamatan berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan di sejumlah jalur rawan, khususnya lintasan Saribu Dolok–Tanah Karo.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun, Ipda Yancen Hutabarat, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin di lapangan serta penyampaian pesan keselamatan kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui berbagai platform media.
“Dalam setiap kegiatan kepolisian, kami terus menyampaikan imbauan agar masyarakat lebih waspada saat berkendara, terutama di jalur rawan kecelakaan,” ujar Yancen saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, dalam tiga pekan pertama awal 2026, pihaknya mencatat peningkatan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Simalungun, terutama di ruas jalan dari Kecamatan Panei Tonga hingga Kecamatan Raya. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius jajaran Satlantas Polres Simalungun.
Menurut Yancen, jalur tersebut memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi karena karakteristik jalan yang berkelok, kontur naik turun, serta volume kendaraan yang relatif padat pada waktu tertentu. Oleh karena itu, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan tersebut.
Sebagai langkah pencegahan, Satlantas Polres Simalungun mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum digunakan.
“Pastikan rem, ban, lampu, dan kelengkapan kendaraan berfungsi dengan baik. Hal ini penting untuk mencegah kecelakaan,” katanya.
Selain itu, Yancen menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, seperti helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rambu dan marka jalan, menjaga jarak aman, serta tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk.
“Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat. Jangan memaksakan diri karena keselamatan lebih penting,” ujarnya.
Pengendara juga diminta menghindari konsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang sebelum berkendara serta mengedepankan etika berlalu lintas dengan memberi prioritas kepada pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya.
Polres Simalungun berharap, melalui patroli intensif dan penyampaian imbauan secara berkelanjutan, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian, angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Simalungun dapat ditekan dan tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” kata Yancen. (Rls/*)
Editor: Susan









