Nawasenanews.com-Pematangsiantar || Bukan sekedar omong saja, Pimpinan Yayasan Pendidikan Advent Dr. Sedia Simbolon MAN bersama 700 Civitas Advent akan melakukan aksi turun ke jalan pada selasa 10 September 2024, meminta agar THM Bar Evo Star segera tutup.
Aksi turun ke jalan ini lansung diinformasikan kepada awak media Nawasenanews.com dari pimpinan Yayasan Pendidikan Adven Dr. Sedia Simbolon MAN, Jumat (6/09/2024) melalui surat resminya No : 082/Ketua/SLA-PTASN/IX/2024, Hal : Pemberitahuan Aksi Damai Penutupan THM Bar Evo Star Club.

Pimpinan Advent S. Simbolon menyatakan Kerinduannya mengembalikan Kota Pematangsiantar berpredikat sebagai Kota Pendidikan.
Dari awal rencana beroperasinya Tempat Hiburan Malam (THM) Bar Evo Star mendapat penolakan dari Kampus Advent.
S. Simbolon menyampaikan, pihaknya secara resmi sudah menyurati Pemko Pematangsiantar, Polres Pematangsiantar dan memasang spanduk penolakan beroperasiny THM Bar Evo Star di lingkungan kampus.
“Sejak awal Yayasan Pendidikan Advent menolak dengan tegas rencana berdirinya THM Bar Evo Star dan secara resmi surat penolakan sudah dilayangkan ke Pemko dan Polres Pematangsiantar bahkan, spanduk penolakan sampai saat ini terpampang di depan kampus,” terang S. Simbolon
Lebih lanjut Dr. Sedia Simbolon MAN yang juga sebagai Ketua Lembaga SLA-PTASN menyatakan, dirinya sebagai pendidik merasa bertanggungjawab untuk menjaga karakter anak bangsa yang sudah dididik selama ini.
“Saya sebagai seorang pendidik merasa bertanggungjawab untuk menjaga karakter anak bangsa yang sudah dididik selama ini,” tutur Sedia Simbolon.
Dalam keterangannya kepada wartawan Dr. Sedia Simbolon MAN sebagai pimpinan lembaga Pendidikan yang sudah berdiri sejak tahun 1949, antara lembaga advent dengan masyarakat di lingkungan sekitar sesungguhnya sudah terjalin sangat baik, sehingga sebaiknya hubungan itu tetap dijaga.
Alumni juga sudah menyatakan menolak secara tegas atas beroperasinya THM Bar Evo Star di sekitar kampus, dan apabila tetap beroperasi maka akan ada aksi penolakan secara besar besaran.
Ia menambahkan, sebelumnya ada 2 orang perwakilan dari pihak THM Bar Evo Star mendatangi kampus dan meminta izin agar THM Bar EvO Star bisa beroperasi dan tetap buka, namun diri nya dan pihak kampus menolak secara tegas.
“Forkopimda seharusnya peka dengan keresahan yang terjadi di lingkungan lembaga pendidikan. Sebenarnya kami tidak ingin turun ke jalan melakukan aksi ini, namun karena tidak adanya sikap nyata oleh Forkopimda dengan berat hati kami buat aksi turun ke jalan sebagai bentuk pernyataan sikap menolak hadirnya tempat hiburan malam di sekitar lingkungan lembaga pendidikan dan meminta agar pihak berwenang segera menutup THM Bar Evo Star,” tegas Sedia Simbolon. (M)









