Tipikor Siantar : Terkait Ambruknya Tembok Penahan di Sigulang- gulang Bernilai Rp2,7 M, Masih Menunggu Klarifikasi Pengusaha ke Polres

- Penulis

Jumat, 24 Januari 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nawasenanews.com-Pematangsiantar || Terkait ambruknya tembok penahan di Sigulang- gulang Kecamatan Siantar Utara, masih menunggu kedatangan rekanan untuk memberi klarifikasi.

Proyek bernilai Rp.2,7 M lebih dengan no.kontrak 602/1353/UPTD-PUPR-PS-KPA/VIII/2024 dan sebagai pelaksana CV. Sam Sam.

Hal ini dikatakan Kanit Tipikor Polres Pematangsiantar Ipda Lizar Hamdani saat di konfirmasi awak media, Jumat (24/01/2024).

Sebelumnya berdasarkan pengakuan Kanit Tipikor Siantar, pihaknya juga telah ke TKP melihat langsung ambruknya tembok penahan sungai Sigulang-gulang.

Di tempat terpisah saat awak media mendatangi UPTD Pematangsiantar Jl. Ade Irma, untuk mengonfirmasi terkait peristiwa ini, Kepala UPTD PU dan Staff tidak ada yang mau dijumpai untuk memberi keterangan.

Sementara itu, Ketua LSM Khatulistiwa Demson Manurung saat dijumpai awak media menyatakan, sangat kecewa dengan ambruknya proyek perkuatan tebing sungai Sigulang gulang.

” Ini harus menjadi perhatian yang sangat serius karena adanya dugaan korupsi di pengerjaan proyek ini.

Baca Juga:  Sat Binmas Polres Pematangsiantar Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Lebih lanjut ditegaskannya bahwa pembangunan proyek perkuatan tebing sungai Sigulang gulang pasti memiliki Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang semuanya sudah dianggarkan harga satuannya, dan semuanya juga sudah dianalisa.

“Jadi, kalau bangunan ambruk, maka patut juga kualitas bangunan yang dikerjakan rekanan dipertanyakan.

“Sekali lagi, rekanan harus segera mencari solusi, jangan hanya mencari keuntungan saja,” tutur Demson.

Di lain pihak Demson juga mengkritik Kepala UPTD PU Provinsi yang mengelak untuk berinteraksi dengan jurnalis yang berusaha mendapatkan informasi berimbang.

” Kami berharap Kadis PU provinsi Sumut mengevaluasi anggotanya, jangan terus memegang Motto UPTD Pematangsiantar “Jika dikonfirmasi media maka diam seribu bahasa, jika rekanan berkicau seribu bahasa, ” tukas Demson.
(Mar)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian
Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani
Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan
Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak
Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Gelar Buka Puasa Bersama BKM dan Ormas Islam, Perkuat Silaturahmi di Ramadan
Wali Kota Pematangsiantar bersama Forkopimda Kunjungi Pos Pengamanan Empat Pos Pam dan Pos Pelayanan Hari Raya Idul Fitri 
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi Ajak 103 Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran di Ramayana
Berita ini 213 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:34 WIB

Polsek Sianțar Utara Tinjut Laporan Call Center 110, Cek Dugaan Percobaan Pencurian

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:30 WIB

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Cek Laporan Keributan di Jalan Ahmad Yani

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Polsek Siantar Martoba Hadiri Pemberian Bantuan Sembako kepada Petugas Kebersihan

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pastikan Kesiapan Personil, Pamatwil Polres Pematangsiantar cek di Pos Pam 1 Sigagak

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:26 WIB

Warga Pematangsiantar Desak Pemeriksaan Rutin Daging Babi, Dinas Pangan Tak Kunjung Respons

Berita Terbaru