Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Simalungun Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat Nia Ramadhani di Kamar Kos

- Penulis

Kamis, 4 April 2024 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inafis saat memeriksa mayat Nia Ramadhani di kamar kos sebelum dievakuasi (Nawasenanews/Sun/Ist)

Inafis saat memeriksa mayat Nia Ramadhani di kamar kos sebelum dievakuasi (Nawasenanews/Sun/Ist)

Nawasenanews.com –  Simalungun | Suasana tenang di Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, mendadak berubah menjadi tegang pada Rabu, 3 April 2024, ketika sebuah mayat ditemukan di kamar kos di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Lingkungan Mangadei. Mayat tersebut teridentifikasi sebagai Nia Ramadhani, seorang wanita berusia 38 tahun yang berprofesi sebagai wiraswasta, beralamat di Huta III Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Penemuan ini pertama kali diketahui oleh Ayu Sundari yang hendak mengajak korban sarapan pada pukul 10.00 WIB namun tidak mendapat respons. Upaya membangunkan oleh Rinal Purba pada pukul 13.00 WIB juga sia-sia karena pintu terkunci dari dalam dan tidak ada sahutan. Mengkhawatirkan situasi tersebut, para saksi, termasuk Hotdin Saragih dan Rita Manurung, memutuskan untuk mendobrak pintu dan menemukan Nia Ramadhani telah meninggal dunia.

Polsek Raya bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Simalungun di bawah pimpinan AKP SP. Siringo-Ringo, S.H., segera melakukan tindakan kepolisian dengan koordinasi bersama Puskesmas Raya dan Unit Inafis Polres Simalungun untuk evakuasi dan identifikasi korban. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan, mencakup pengamanan TKP dengan police line, dan pengambilan keterangan dari saksi-saksi.

Hasil olah TKP mengungkapkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dari pemeriksaan dokter. Mayat Nia Ramadhani ditemukan tergeletak telungkup di atas kasurnya dengan pakaian tidur, dan engsel pintu kamar rusak akibat dobrakan dari luar.

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan Polres Simalungun adalah membuat laporan penemuan mayat, mendata keterangan dari keluarga dan saksi-saksi, menitipkan jenazah korban ke RSUD Jasarmen Saragih Pematangsiantar, mencari informasi lebih lanjut tentang korban, dan melaporkan perkembangan kasus kepada atasan.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Simalungun Tahan Siswi yang Gugurkan Kandungan di Toilet RS di Simalungun

Mengungkap lebih dalam misteri yang meresahkan warga Pematang Raya, kepala Puskesmas Raya dr. Jhon S. Saragih menyampaikan kepada publik hasil pemeriksaan awal terhadap jenazah wanita wiraswasta yang ditemukan tak bernyawa dalam kamar kosnya. Dengan nada yang berusaha menenangkan, dr. Jhon menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah.

“Pemeriksaan yang kami lakukan sangat teliti, mencakup semua bagian tubuh. Dari kepala hingga kaki, kami tidak menemukan adanya luka yang menunjukkan tindak kekerasan atau perjuangan,” jelas dr. Jhon di hadapan para jurnalis yang telah menanti kabar terkini.

Lebih lanjut, dr. Jhon menambahkan bahwa untuk menentukan penyebab pasti kematian, jenazah akan dijadwalkan untuk autopsi. “Kami sedang dalam proses persiapan untuk autopsi. Hal ini untuk memastikan apa penyebab kematian sebenarnya.”

 

Sementara itu, menanggapi situasi ini aparat kepolisian setempat juga meningkatkan patroli dan pengamanan di lingkungan sekitar, menjamin keamanan warga dan mencegah penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab. “Kami bekerja sama dengan semua pihak termasuk pihak Puskesmas untuk mengungkap kejadian ini,” ujar Kapolsek Raya.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mendorong siapapun yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke pihak berwajib. Seiring waktu, kabar terkini mengenai penyelidikan dan hasil autopsi diharapkan dapat segera menyediakan jawaban atas misteri yang menyelimuti kematian Nia Ramadhani.(*/Sun)

 

 

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru