Nawasenanews.com, Simalungun– Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, mewakili Bupati menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 Polres Simalungun, Jumat (13/2/2026). Peresmian ini merupakan bagian dari peresmian serentak 1.179 unit SPPG Polri se-Indonesia yang dipusatkan di Jakarta dan diresmikan langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sebelum prosesi peresmian di tingkat daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tamu undangan mengikuti siaran langsung peresmian nasional. Dalam acara tersebut, Presiden bersama Kapolri juga meresmikan 18 gudang ketahanan pangan sebagai dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional.
Di Kabupaten Simalungun, peresmian dipusatkan di Polsek Tanah Jawa. Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, serta unsur Bhayangkari dan TP PKK.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa SPPG 2 telah beroperasi sejak 8 Februari 2026 dan hingga kini melayani 2.148 penerima manfaat. Ia juga mengungkapkan bahwa lahan pembangunan SPPG merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, khususnya Wakil Bupati selaku Ketua Satgas MBG, atas dukungan sehingga SPPG ini dapat berdiri dan beroperasi,” ujarnya.
Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga yang juga menjabat Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun mengapresiasi berdirinya dua titik MBG yang dikelola Polres Simalungun. Ia menyebut program tersebut sebagai langkah nyata mendukung kebijakan nasional.
Menurutnya, target MBG di Kabupaten Simalungun sebanyak 95 titik, namun realisasi saat ini masih di bawah 50 persen. Pemerintah Kabupaten bersama Satgas MBG akan mendorong percepatan pembangunan di seluruh wilayah.
Terkait isu yang berkembang di masyarakat, Wakil Bupati menegaskan bahwa penentuan lokasi titik MBG bukan menjadi kewenangannya. Ia menekankan tugasnya adalah melakukan monitoring dan memastikan program berjalan optimal.
Saat ini, angka stunting di Kabupaten Simalungun berada di kisaran 24 persen dan ditargetkan turun menjadi 9 persen melalui intervensi gizi berkelanjutan melalui program MBG.
Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci mobil operasional dari Kapolres kepada Kepala SPPG, dilanjutkan pengguntingan pita. Usai seremoni, Wakil Bupati bersama jajaran DPRD melakukan peninjauan dapur SPPG untuk memastikan standar kebersihan, kualitas bahan pangan, dan kesiapan distribusi makanan bergizi.
Dengan beroperasinya SPPG 2 Polres Simalungun, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan semakin kuat dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta menekan angka stunting di daerah tersebut.( Susan/*)









