Nawasenanews.com, Pematangsiantar– Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ir Ali Akbar menghadiri kegiatan Education & Anti-Narcotics Award 2026 dan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Grand Palm, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Keberadaan Tindak Pidana Korupsi dan Narkotika dalam KUHAP dan RKUHAP 2023” dan diselenggarakan oleh Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM RI).
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ali Akbar, Wesly menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan karena persoalan narkotika dan korupsi merupakan ancaman nyata bagi masa depan bangsa, khususnya generasi muda.
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, lanjutnya, memiliki komitmen kuat dalam membangun lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan berintegritas.
“Dalam konteks pencegahan narkotika, kami menempuh pendekatan kolaboratif melalui penguatan edukasi dan sosialisasi di sekolah serta lingkungan masyarakat, pemberdayaan pemuda melalui kegiatan positif dan kreatif, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum dan lembaga terkait dalam pengawasan dan penanganan kasus,” ujar Ali membacakan sambutan Wali Kota.
Ia menegaskan, pencegahan paling efektif dimulai dari pendidikan karakter dan kesadaran kolektif masyarakat.
Terkait peran regulasi seperti KUHAP dan RKUHAP dalam mendukung efektivitas penegakan hukum di daerah, Pemko Pematangsiantar memandang penyempurnaan sistem hukum sebagai langkah penting untuk memastikan kepastian hukum, perlindungan hak masyarakat, serta penguatan koordinasi antar lembaga penegak hukum.
“Pemerintah daerah siap mendukung implementasi kebijakan nasional melalui sinergi lintas sektor di tingkat lokal,” tegasnya.
Wesly juga berharap forum diskusi tersebut menghasilkan rekomendasi konstruktif serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan organisasi sipil guna mewujudkan generasi yang berpendidikan, berkarakter, serta bebas dari narkotika dan praktik korupsi.
Sementara itu, Ketua Umum KPKM RI Hunter D Samosir mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan tersebut.
Ketua Partuha Maujana Simalungun Alex Hendrik Damanik yang diwakili Esra Eduward Sinaga SH MH menyatakan dukungannya terhadap peran aktif KPKM RI dalam upaya pemberantasan korupsi dan narkotika.
Penasehat Utama KPKM RI Hasbiansyah Sinaga MSi menyebutkan, tujuan pembentukan KPKM RI adalah sebagai lembaga pembina dan pengawas bagi para pemangku kepentingan yang mengelola anggaran.
“Semoga seluruh peserta dan lembaga serta pemerintah dapat mengikuti kegiatan ini dengan antusias,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Pematangsiantar Drs Robert Samosir, Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP KEP SPSI) Pematangsiantar-Simalungun Arif Sitanggang, serta Pembina Utama KPKM RI Sutrisno Pangaribuan.( Susan/*)









