Nawasenanews.com, Pematangsiantar – Keamanan pangan menjadi sorotan di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Masyarakat mendesak pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan rutin terhadap hewan ternak, khususnya daging babi yang merupakan bahan pangan utama warga. Kekhawatiran muncul terkait kualitas daging yang beredar di pasaran, termasuk potensi penyakit yang dapat membahayakan kesehatan.
“Pemeriksaan harus dilakukan secara rutin, jangan hanya saat ada kasus. Ini menyangkut kesehatan masyarakat luas,” ujar seorang warga, Senin (17/3/2025).
Publik menyoroti peran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar yang dinilai belum maksimal dalam melakukan pengawasan. Tak hanya pengawasan administratif, warga meminta instansi terkait turun langsung ke lapangan, mulai dari peternakan, rumah potong hewan, hingga pasar tradisional.
“Harus ada langkah nyata. Pemerintah wajib menjamin bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat itu sehat dan aman,” tambah warga lainnya.
Selain pengawasan, warga juga mendorong penerapan regulasi yang tegas terhadap pelaku usaha yang tidak memenuhi standar kesehatan. Sanksi sesuai aturan dinilai perlu ditegakkan agar ada efek jera.
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Pardamean Manurung, belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan pangan, pemerintah daerah diharapkan segera memperkuat sistem pengawasan dan memastikan distribusi daging di Pematangsiantar berjalan sesuai standar kesehatan yang ditetapkan.
(Tim/Nws)









