Nawasenanews.com-Simalungun || Pemerintah Indonesia menggelontorkan Dana Desa (DD) untuk 416 Kabupaten adalah percepatan penghapusan kemiskinan melalui peningkatan produktivitas dan pemberdayaan masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ini dapat dilihat dari Peraturan Menteri No 7 Tahun 2023, ADD diprioritaskan untuk Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Salah seorang Pemerhati DD Marnaek Siallagan Senin (01/07/2024) menyatakan, potensi BUMDes yang dimiliki Desa memiliki peran sangat penting dalam peningkatan perekonomian desa melalui pengembangan UMKM, pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, serta pembangunan infrastruktur pendukung ekonomi.

Belum lama ini, tim melakukan kunjungan ke beberapa Kecamatan, salah satunya di Desa/Nagori Senio Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun, terlihat Papan Transparasi menjelaskan kegiatan kegiatan yang akan dilakukan selama tahun 2024. Pada dasarnya program kegiatan baik, namun masih ada kegiatan yang tidak tepat sasaran, tutur Marnaek.
Contohnya Nagori Senio ADD tahun 2022 tahap I menyelenggarakan penghijauan Nagori (Bibit Tanaman) sebesar Rp 33 juta, Tahap II pemberdayaan masyarakat Nagori (pengadaan ternak kambing) sebesar Rp 72 juta. ADD Tahun 2023 tahap I, Nagori Senio melaui program pemberdayaan masyarakat Nagori (pengadaan pelet puyuh) sebesar Rp 100 juta lebih, tahap II pemberdayaan masyarakat Nagori (pengadaan lembu) sebesar Rp 100 juta. Pada tahun ini ADD 2024 pemberdayaan masyarakat Nagori pengadaan lembu (program ketahanan pangan) sebesar Rp 209 juta lebih, terang Marnaek.

Lanjut Marnaek, program program yang sudah berjalan baiknya di laporan perkembanggannya, sehingga pemerintah, pemerhati serta masyarakat mengetahuinya.
Jika Pangulu tidak terbuka dalam laporan, ini menimbulkan tanda tanya besar nantinya, jangan jangan programnya fiktif atau mungkin juga dananya di korupsi.
“Jika Pangulu tidak terbuka dalam laporan, ini menimbulkan tanda tanya besar nantinya, jangan jangan programnya fiktif atau mungkin juga dananya di korupsi,” ujar Marnaek
Lebih lanjut Marnaek menyatakan, Aparat Penegak Hukum (APH) sudah banyak mengamankan Pangulu ke hotel prodeo karena penyalahgunaan ADD, besar harapan penggunaan ADD tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa, tutup Marnaek.
Salah seorang warga bertempat tinggal di Jl. Asahan bernama M. Nainggolan memberi apresiasi kepada Marnaek S, dengan tegas memberi himbaun kepada Pangulu sebagai pengelola ADD. Semoga menjadi masukan kepada Pangulu untuk menggunakan DD tepat sasaran sehingga berdampak bagi pembangunan dan peningkatan perekonomian desa. (tim)









