Mandor Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi CV H Simon : Saya Ketua DPC Nasdem di Panei Tongah, biar tau siapa aku

- Penulis

Sabtu, 30 September 2023 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto : Tukang saat mengerjakan pasangan batu padas pada aliran air yang mengalir.

Keterangan Foto : Tukang saat mengerjakan pasangan batu padas pada aliran air yang mengalir.

Nawasenanews.com – Simalungun | Terkait pemberitaan Proyek Peningkatan Jaringan Irigasi di Desa/Nagori Marjandi Pisang, seorang mandor bermarga Pardede menelepon awak media ini dan menyatakan “saya Ketua DPC Nasdem di Panei Tonga, biar tau siapa aku,” dengan suara lantang.

Lebih lanjut mandor menyatakan “kalau hanya begitu saja beritanya belum seberapa, sekali lagi beritanya harus lebih pedas,” tukas Pardede dengan suaranya yang lantang lagi.

Sebelumnya awak media bersama team turun ke lokasi proyek di Kabupaten Simalungun Kecamatan Panombeian Pane Desa/Nagori Marjandi Pisang untuk melihat langsung pengerjaan proyek Peningkatan Irigasi yang berasal dari Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Utara dari dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) sebesar Rp3,5 m lebih yang dikerjakan oleh CV H Simon.

Hasil saat awak media turun ke lokasi proyek melihat tukang mengerjakan pasangan batu padas pada air yang mengalir, belum lagi melihat pekerja mengaduk semen dan pasir campuran yang tidak sesuai perbandingannya, adukan semen yang diletakan di atas batu padas seadanya saja, dari awal peletakan batu padas sampai selesai.

Ironisnya lagi Proyek sebesar RP3,5 m lebih, sudah masuk tahap pengerjaan kurang lebih 50%, tidak memiliki papan proyek, terkesan ada sesuatu yang disembunyikan.

Saat awak media mengonfirmasi Konsultan bernama Richard S, Jumat (29/09/2023) mempertanyakan proyek peningkatan jaringan irigasi menyatakan standar umum pengerjaan saluran air tersebut harus kering, pada umumnya proyek besar tesebut menyediakan pomla air minimal 3 buah, agar tidak ada air di lokasi proyek, terang Richard Siahaan

Baca Juga:  Kasat Lantas Polres Simalungun Edukasi tertib Berlalu Lintas  Kepada Masyarakat Melalui Siaran Radio

Pastinya proyek sebesar itu memiliki Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang semuanya sudah dianggarkan harga satuannya, dan semuanya juga sudah dianalisa hitungan harga bahan.

“Jadi, kalau rekanan melaksanakan proyek tidak sesuai RAB pasti berpengaruh kepada kualitas bangunan nantinya, batu yang dipasang semen barus sesuai volumenya, belum lagi bagaimana takaran atau perbandingan campuran antara semen dan pasir, patut juga diwaspadai kualitasnya. Sekali lagi rekanan harus memperhatikan kualitas bangunannya juga, jangan hanya mencari keuntungan saja,” tutur Richard

Awak media juga menjumpai tokoh masyarakat di Nagori Marjandi Pisang yang namanya tidak mau disebutkan berinisial G mengaku senang atas pembangunan drainase tersebut.

”Saya senang bang, ada pembangunan di tempat saya tinggal,” katanya.

Karena saya juga memiliki sawah, tentu sangat membutuhkan peningkatan irigasi agar saluran air tetap terjaga. Namun kalau pembangunan saluran irigasi tidak sesuai dengan ketentuan RAB lebih baik berhentikan saja proyek tersebut, sebelumnya juga rusak karena pengerjaannya tidak sesuai dengan RAB.

“lebih baik berhentikan saja proyek tersebut kalau pembangunan saluran irigasi tidak sesuai dengan ketentuan RAB” tukas G. (AS)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan
Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari
Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun
Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako
Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman
Bupati Simalungun Temui Mentan Andi Amran, Daerah Dapat Bantuan Bibit untuk 22 Ribu Hektare dan Cetak Sawah Baru
Pemkab Simalungun Bahas 10 Proyek Strategis 2026, Tambahan Dana TKD Rp412,93 Miliar
Kapolres Simalungun Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2026, 161.243 Personel Siap Amankan Mudik Idulfitri
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:22 WIB

Musim Hujan dan Arus Mudik, Polres Simalungun Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan Demi Keselamatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:27 WIB

Polres Simalungun Limpahkan Tersangka Korupsi Dana Desa Rp533 Juta ke Kejari

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:20 WIB

Kurang dari 3 Jam, Polsek Bangun Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar 17 Tahun di Simalungun

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:12 WIB

Bulan Ramadhan Penuh Berkah, TP PKK dan DWP Kabupaten Simalungun Berbagi Sembako

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:59 WIB

Kapolres Simalungun Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, Pastikan Mudik Lebaran Aman

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi saat menerima cenderamata dari RE Nainggolan selaku ketua Majelis Pendidikan Kristen.( Nawasenanews/ Ist)

Pematangsiantar

Wali Kota Wesly Terima Audiensi Pemimpin Gereja di Kota Pematangsiantar

Jumat, 27 Mar 2026 - 18:35 WIB