“Kami ingin memastikan bahwa setiap personel kami memberikan pelayanan terbaik tanpa ada pungutan liar atau praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tambah Verry Purba.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah penerapan budaya integritas dan upaya pencegahan korupsi. Kapolres pada kesempatan itu secara tegas menekankan pentingnya pelayanan yang transparan dan profesional.
Ia mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila ada petugas yang meminta imbalan atau tips selama proses pelayanan, dengan menyediakan nomor pengaduan resmi Polres Simalungun.
“Kami berharap masyarakat tidak segan untuk melaporkan jika menemukan penyimpangan dalam pelayanan. Transparansi adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik,” tegas Verry Purba.
Dampak positif dari sidak mendadak ini terlihat dari respon masyarakat. Sejumlah warga yang sedang mengurus SIM mengungkapkan rasa senang dan kenyamanan selama berada di Satpas Sat Lantas.
Kapolres Marganda Aritonang menegaskan bahwa tindak lanjut dari kegiatan ini adalah dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan berkelanjutan. Para petugas SATPAS Sat Lantas telah mengikuti berbagai pelatihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” pungkas AKP Verry Purba.( Susan)
Berikan Komentar Anda