Kapolri Pastikan Soliditas TNI-Polri Tetap Terjaga Usai Penyerangan Mapolres Tarakan

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas TNI dan Polri tetap terjaga usai insiden penyerangan Mapolres Tarakan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI pada Senin (24/2/2025) malam.
( Nawasenanews/ Ist)

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas TNI dan Polri tetap terjaga usai insiden penyerangan Mapolres Tarakan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI pada Senin (24/2/2025) malam. ( Nawasenanews/ Ist)

Nawasenanews.com – Jakarta ||  Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa solidaritas TNI dan Polri tetap terjaga usai insiden penyerangan Mapolres Tarakan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI pada Senin (24/2/2025) malam.

Jenderal Sigit menyampaikan hal tersebut usai menjadi pemateri dalam retret di Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Selasa (25/2/2025).

“Saya kira Pangdam dan Kapolda sudah mengambil langkah, dan tentunya TNI dan Polri tetap solid, dan kita bekerja sama menjaga dan mengawal negeri,” ujar Jenderal Sigit.

“Tidak ada (mengganggu solidaritas), karena sudah ada langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Pangdam, Kapolda,” tegasnya.

Jenderal Sigit menegaskan bahwa selama ini TNI-Polri sudah solid dalam melaksanakan berbagai macam program pengawalan pemerintahan. Dia juga mengingatkan anggotanya agar terus menjaga solidaritas.

“Saya kira terus jaga soliditas, sinergitas, saya kira selama ini kita sudah lakukan, baik di lapangan saat kita melaksanakan berbagai macam program mengawal kebijakan pemerintah dalam hal ketahanan pangan, dan tentunya ke depan solidaritas dan sinergitas harus terus kita tingkatkan,” katanya.

“Saya kira masing-masing para komandan sudah memahami itu, dan kita sepakat dengan Panglima untuk terus menjaga dan meningkatkan stabilitas,” imbuhnya.

Sekelompok oknum anggota TNI menyerang Mapolres Tarakan pada Senin (24/2/ 2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Mapolres Tarakan rusak akibat penyerangan tersebut.

Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha menyatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah prajurit yang diduga terlibat.

“Memang benar semalam kami mendapat informasi bahwa di Tarakan terjadi insiden antara oknum anggota TNI dengan Polri, namun itu masih dugaan dan kita masih diperiksa,” ujar Pangdam seperti disampaikan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel (Kav) Kristiyanto dalam keterangan yang diterima di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, dilansir Antara, Selasa (25/2).

Baca Juga:  PNS Akan Terima Tunjangan Daya Tahan Tubuh Hingga Rp 550 Ribu, Benarkah?

Pangdam VI/Mulawarman telah mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti kasus ini. Pihaknya telah memeriksa sejumlah prajurit yang diduga terlibat dan akan menindak tegas para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolda Kaltara juga telah melakukan koordinasi dengan Pangdam VI/Mulawarman untuk memastikan bahwa insiden ini tidak mengganggu soliditas TNI-Polri. Langkah-langkah yang diambil oleh kedua institusi ini menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menjaga soliditas TNI-Polri.

Insiden penyerangan Mapolres Tarakan merupakan peristiwa yang tidak diinginkan. Namun, Kapolri menegaskan bahwa insiden ini tidak akan mengganggu soliditas TNI-Polri. Kedua institusi ini tetap solid dan akan terus bekerja sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengawal negeri.

“TNI dan Polri tetap solid, dan kita bekerja sama menjaga dan mengawal negeri,” tegas Jenderal Sigit.

Soliditas dan sinergitas TNI-Polri merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kedua institusi ini memiliki peran yang penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Insiden penyerangan Mapolres Tarakan sebut Jenderal Sigit, merupakan peristiwa yang harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Penting untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara TNI dan Polri agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Saya kira terus jaga soliditas, sinergitas, saya kira selama ini kita sudah lakukan, baik di lapangan saat kita melaksanakan berbagai macam program mengawal kebijakan pemerintah dalam hal ketahanan pangan, dan tentunya ke depan solidaritas dan sinergitas harus terus kita tingkatkan,” kata Jenderal Sigit.

“Saya kira masing-masing para komandan sudah memahami itu, dan kita sepakat dengan Panglima untuk terus menjaga dan meningkatkan stabilitas,” imbuhnya.( Susan/rel)

Follow WhatsApp Channel nawasenanews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program JKN: Asa Baru Bagi Pasien Hemodialisis
Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran
Polri Jamin Netralitas dalam Pemilu, Ini yang Jadi Pedoman
Wali Kota Hadiri Rakor Linsek Bersama Kementerian Agraria ATR/BPN
Kabaharkam Polri Lepas 111 Personel Amankan TPS Luar Negeri :  Jalankan Tugas Dengan Baik
DPS BPJS Kesehatan Sampaikan Opini Syariah Program JKN di Aceh
Kemenkumham Himpun Masukan Untuk Pembaruan Aturan Tindak Pidana Korupsi
Kolaborasi Apik BPJS Kesehatan, Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Februari 2025 - 22:23 WIB

Kapolri Pastikan Soliditas TNI-Polri Tetap Terjaga Usai Penyerangan Mapolres Tarakan

Sabtu, 25 Januari 2025 - 11:42 WIB

Program JKN: Asa Baru Bagi Pasien Hemodialisis

Kamis, 21 Maret 2024 - 09:00 WIB

Komitmen Tanpa Batas, BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran

Sabtu, 3 Februari 2024 - 08:09 WIB

Polri Jamin Netralitas dalam Pemilu, Ini yang Jadi Pedoman

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:47 WIB

Wali Kota Hadiri Rakor Linsek Bersama Kementerian Agraria ATR/BPN

Berita Terbaru